Breaking News:

Opini

Bangkitnya Ekspor Lada Babel

Setelah pandemi melanda, perekonomian Babel terkontraksi yang menyebabkan laju pertumbuhan keempat lapangan usaha yang memberikan kontribusi terbesar

Editor: Agus Nuryadhyn
Bangkapos.com/Edwardi
Contoh lada yang dijual petani. 

Ekspor lada Babel yang membaik setelah terpuruk karena pandemi, menunjukkan ekspor lada Babel "bangkit kembali".

Bagaimana tidak, ekspor lada Babel berhasil menembus angka US$ 2,57 juta setelah sembilan bulan pandemi terjadi.

Baca juga: Jabatan Gubernur Bangka Belitung Berakhir Mei 2022, Sosok Calon Pelaksana Tugas Ditunjuk Mendagri

Padahal, ekspor lada Babel sebelum pandemi tidak pernah menyentuh angka tersebut.

Kembali bangkitnya ekspor lada Babel merupakan prestasi yang harus dipertahankan.

Untuk itu, mutu lada Babel harus tetap dijaga agar dapat memenuhi kualitas ekspor.

Kendalanya, pengolahan lada Babel saat ini masih dilakukan secara tradisional dan belum melalui proses pengolahan yang efisien sehingga belum sepenuhnya dapat menjaga mutu lada yang dihasilkan.

Untuk menjaga mutu lada agar memenuhi kualitas ekspor, perlu adanya teknologi penanganan dan pengolahan lada putih yang mengacu standar internasional.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah telah memberikan bantuan berupa alat yang digunakan sebagai pengering dan penyortir lada.

Dengan adanya alat tersebut, diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing lada Babel di tingkat internasional.

Semoga ekspor lada Babel makin membaik ke depannya melalui inovasi teknologi yang sudah dilakukan. Dengan demikian, harapannya devisa ekspor Babel akan meningkat dan berkontribusi positif terhadap perekonomian Babel. (*)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved