Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Covid-19 Varian Delta Masuk Pangkalpinang, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Varian Delta Virus Covid-19 sudah masuk ke Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Tri Wahyuni Masrohani. (Bangkapos/Cepi Marlianto) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Varian Delta Virus Covid-19 sudah masuk ke Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Hal itu yang membuat angka positif Covid-19 di Pangkalpinang mencapai ratusan orang per harinya.

Demikian yang diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Tri Wahyuni, Jumat (27/8/2021) petang.

“Varian Delta sudah masuk di Kota Pangkalpinang. Bulan Juli kami mengirim sampel sebanyak 26 sampel ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) hasilnya semua sampel yang dikirim varian delta,” kata dia.

Tri Wahyuni tak menampik, bahwa varian delta kini mendominasi di sejumlah wilayah yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 terutama di Kota Pangkalpinang beberapa bulan terakhir.

Adapun varian Delta dinilai lebih berbahaya daripada Varian Virus Corona lainnya. Varian delta atau B.1.617.2 diklaim 60 persen lebih menular daripada virus Corona yang pertama kali memicu pandemi.

Varian Delta ini membuat orang terinfeksi memiliki peluang lebih besar dirawat di rumah sakit jika dibandingkan pada orang yang terpapar varian sebelumnya

“Selain penyebaran yang semakin cepat, kesembuhan pasien yang terinfeksi varian delta juga semakin lambat,”  jelas Tri Wahyuni.

Dengan bahaya tersebut, kata Tri, pentingnya isolasi pasien positif terpadu khususnya untuk pasien berisiko tinggi ataupun jika di rumah tinggal bersama ibu hamil serta orang tua dengan komorbid.

“Kalau berdasarkan petunjuk teknis pasien isolasi terpadu 10 hari isolasi bisa dinyatakan sembuh tidak perlu PCR ulang, kalau ada batuk pilek ditambah tiga hari. Jika gejala berat dirawat dirumah sakit harus tes PCR ulang. Bahkan sampai hari ke 21 biasanya hasil masih positif,” paparnya.

Kendati begitu, ia mengimbau masyarakat Pangkalpinang untuk tak terlalu khawatir dan cemas akan adanya Covid-19 varian delta. Akan tetapi masyarakat harus lebih meningkatkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

“Tetap patuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas, menghindari kerumunan dan makan bersama,” pungkas Tri. 

Sementara itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, setidaknya ada 74 kasus Covid-19 baru hari ini. Selain itu 209 orang dinyatakan sembuh dan lima orang meninggal dunia.

Total kasus konfirmasi positif Covid-19 berjumlah  12.316. Rinciannya 8.393 bergejala, 3.923 tanpa gejala, 10.755 orang dinyatakan sembuh, 1.312 orang menjalani perawatan dan 249 orang meninggal dunia. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved