Minggu, 3 Mei 2026

Materi Belajar

Kunci Jawaban Tema 4 Subtema 2 Kelas 4 SD Halaman 77, 78, 79, dan 80 Pekerjaan di Sekitarku

Materi dan soal ini berdasarkan Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Kelas 4 SD Tema 4 memiliki judul Berbagai Pekerjaan

Tayang:
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Alza Munzi
Buku Tematik Kelas 4 SD
Pembelajaran 4 tema 4 kelas 4 

BANGKAPOS.COM - Berikut merupakan soal dan jawaban Kelas 4 SD Tema 3 sub tema 1 halaman 77, 78, 79, dan 80.

Materi dan soal ini berdasarkan Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Kelas 4 SD Tema 4 memiliki judul Berbagai Pekerjaan dengan Subtema 2 berjudul Pekerjaan Disekitarku.

Hebatnya Dokter Kami

Ia adalah Dokter Rana, seorang dokter muda yang sederhana dan terampil. Ayahnya mantan kepala desa kami yang telah meninggal dunia. Dokter Rana baru kembali ke desa kami dua tahun lalu, setelah sepuluh tahun lebih merantau ke kota.

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 4 Subtema 2 Kelas 4 SD Halaman 72, 73, 74, dan 75 Pekerjaan di Sekitarku

Ia memperoleh beasiswa di Fakultas Kedokteran dan setelah lulus ia praktik di Rumah Sakit Umum Kabupaten setelah lulus.

Semenjak ia pulang dan praktik di balai kesehatan desa, aku seringmendengar perbincangan warga yang heran atas keputusan Dokter Rana untuk kembali ke desa. Bukankah penghasilan sebagai dokter di kota jauh lebih besar?

Sikap apa lagi ya yang harus dimiliki oleh seorang dokter? Pada ayahku, Dokter Rana bercerita bahwa cita-citanya menjadi dokter dulu muncul karena melihat kesadaran hidup sehat masyarakat desa yang sangat rendah.

Sungai dipakai untuk mandi, mencuci, kakus lalu airnya dikonsumsi. Hasil bumi dan peternakan tidak dimanfaatkan untuk membentuk pola makan sehat. Warga lebih suka menjualnya ke kota dan uangnya dipakai untuk membeli makanan instan.

Selama praktik di kota, Dokter Rana terbayang terus kondisi desanya. Ia merasa bahwa seharusnya ilmu yang dimilikinya sebagai seorang dokter bisa bermanfaat untuk kampung halamannya sendiri.

“Jadi Pak Andri, saya ini pulang untuk memenuhi niat saya ketika menerima beasiswa, yaitu menyejahterakan warga desa tempat saya lahir dan dibesarkan,” ujar Dokter Rana pada ayahku.

Sejak pulang, Dokter Rana memang aktif membina para remaja dan keluarga muda. Ia memberikan penyuluhan tentang pentingnya mencuci tangan, memasak air, pola makan sehat, dan imunisasi.

Baginya, generasi muda adalah perantara terbaik untuk menyampaikan misi meningkatkan kesadaran hidup sehat masyarakat desa.

Sebagai anak kepala desa, Dokter Rana sering mendengar cerita almarhum ayahnya bahwa banyak warga takut berobat karena tidak mampu membayar. Tak ingin hal itu terjadi, maka diumumkannya bahwa warga dapat membayar jasanya dengan sampah.

Ya, sampah! Sampah kering jenis apa saja yang bisa didaur ulang.

Botol plastik, botol kaca, koran bekas, bahkan kemasan bekas, diterima oleh Dokter Rana.

Cara ini membuat warga aktif dan bijak mengelola sampah. Sungguh kreatif dan cerdas cara Pak Dokter mendidik warga.

Seperti mendiang ayahnya, Dokter Rana menjadi sosok yang dicintai warga desa. Ia menjadi teladan melalui dedikasi, tanggung jawab, dan kerendah- hatiannya dalam menolong warga.

Apabila aku besar nanti, aku ingin seperti Dokter Rana. Akan kukejar cita-citaku menjadi guru, dan aku akan kembali untuk membangun kampung halamanku.

Berdasarkan teks di atas jawablah pertanyaan berikut.

Jawaban halaman 77:

1. Apa yang dilakukan Dokter Rana untuk warga Desa?

Jawaban: Beliau praktik di balai kesehatan desa. Warga yang berobat dapat membayar jasanya dengan sampah.

Jawaban halaman 78:

2. Mengapa Dokter Rana melakukan itu?

Jawaban: Menurut ayahnya banyak warga yang takut berobat karena tidak mampu membayar.

3. Apa dampak dari hal yang dilakukan oleh Dokter Rana bagi masyarakat?

Jawaban: Dampak tindakan Dokter Rana warga warga menjadi berani berobat dan warga aktif dan bijak mengelola sampah.

4. Bagaimana perasaan masyarakat terhadap Dokter Rana? Tulislah.

Jawaban: Sikap dari Dokter Rana dan Pendapatku tentang sikap Dokter Rana

- Dedikasi. Dedikasi yang ditunjukan Dokter Rana patut kita contoh walaupun beliau merantau jauh namun lebih memilih membangun kampungnya.

- Tanggung jawab. Beliau sangat bertanggung jawab dalam meningkatkan kesadaran hidup masyarakat desa

- Kerendahan hati. Beliau mau bekerja tanpa mengharapkan imbalan dan hanya dibayar dengan sampah.

- Suka menolong. Belia mau menolong warga yang tidak mampu agar dapat berobat tanpa harus mengeluarkan uang.

Dari seorang Dokter Rana kita belajar bahwa ketika kita bekerja haruslah bermanfaat bagi orang lain.

Menjadi seorang dokter juga harus rendah hati dan menghargai orang lain.

 5. Hal-hal baik yang bisa aku contoh dari Dokter Rana.

Jawaban: Hal-hal baik yang bisa aku contoh dari Dokter Rana adalah tanggung jawab dan kerendahan hati Dokter Rana dalam menolong warga.

Jawaban Halaman 79:

Masih ingatkah kamu dengan cerita Dayu yang diejek oleh Dadu? Apa yang dapat kamu lakukan supaya hal itu tidak terjadi?

Jawaban: Kita dapat membuat kesepakatan kelas agar tidak adalagi yang saling menyakiti.

Buatlah kesepakatan kelas dengan teman-teman supaya antarteman tidak saling menyakiti. Tulislah ide-idemu.

Jawaban:

- Saling peduli, saling menghargai dan saling tolong menolong.

- Disiplin, menjaga kebersihan dan bertanggung jawab.

- Tertib, jujur dan percaya diri.

Paman Udin adalah petani yang rajin. Ketekunannya membuat hasil panen melimpah. Ia sekarang mempunyai sawah yang cukup luas. Berikut adalah gambar petak sawahnya.

Apakah kamu tahu bagaimana menghitung luas dan keliling sawah tersebut? Ayo berlatih menghitungnya! Kita akan berlatih menghitung luas dan keliling bangun gabungan.

Perhatikan gambar persegi panjang berikut!

halaman 80 sub tema 2

Jawaban halaman 80:

Hitung luas A

jawaban:

L = p x l = 5 cm x 3 cm = 15 cm2

Hitunglah keliling A

Jawaban:

K = 2 x (p + l) = 2 x (5cm + 3cm) = 2 x 8cm = 16cm

Hitunglah luas B

Alternatif jawaban:

L = p x l = 5 cm x 3 cm = 15 cm2

Hitunglah keliling B

Alternatif jawaban:

K = 2 x (p x l) = 2 x (5 cm + 3 cm) = 2 x 8 cm = 16 cm

(Bangkapos.com/Vigestha Repit)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved