Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

RSJ Sungailiat Bangun Gedung Baru untuk Pasien Rawat Jalan, Telan Dana Rp4,1 Miliar

Pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sungailiat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus membenahi fasilitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat den

Penulis: edwardi | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Pembangunan gedung baru untuk pasien rawat jalan di RSJ Sungailiat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Bangkapos.com/Edwardi)     

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sungailiat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus membenahi fasilitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan membangun gedung baru untuk rawat jalan pasien yang ingin berobat.

Dana pembangunan gedung baru rawat jalan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp4,1 Miliar dan target penyelesaian hingga Desember 2021 mendatang.

"Tujuan pembangunan gedung baru ini dalam rangka memenuhi tuntutan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, gedung yang ada saat ini sudah terbilang cukup lama sehingga kurang memberikan akses pelayanan yang nyaman bagi ODGJ dan keluarga yang mendampingi," kata dr Ria Agustine, Plt Direktur RSJ Sungailiat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (27/08/2021)  di kantornya.

Diakuinya, setiap rumah sakit itu ada standar akreditasi yang mengatur mulai dari urusan pasien datang, menunggu, mendapatkan pelayanan  dan pulang, bagaimana tata kelola rumah sakit dan urusan lainnya.

"Untuk urusan pelayanan pasien ini kita memang ada beberapa catatan PR  dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit soal sarana prasarana, syarat ruangan  dan lainnya, maka RSJ Sungailiat membangun gedung baru khusus untuk rawat jalan," ujar dr Ria Agustine.

Diakuinya karena RSJ saat ini gedungnya sudah lama, sehingga  untuk mengatur jarak atau social distancing saja sangat sudah, karena ruang tunggu pasien saat ini cuma koridor, jadi bukan ruang tunggu yang representatif untuk pasien.

"Jadi saat ini ruang tunggu pasien saja sangat sederhana, belum lagi persyaratan besaran ruangan-ruangan pelayanan lainnya, sarana dan prasarana apa saja yang harus ada di dalam ruangan konsultasi dan lainnya, jadi memang masih perlu banyak pembenahan," kata dr Ria Agustine.

Disampingi itu tuntutan untuk mendapatkan pelayanan yang baik dari masyarakat juga besar dan juga jumlah pasien setiap tahun juga ada peningkatan.

"Pasien ODGJ dan masyarakat umumnya  juga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan bermartabat dan sesuai dengan kaidah-kaidah pelayanan untuk rumah sakit jiwa," tegas dr Ria Agustine.(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved