Breaking News:

Dua Pemuda dari Negara Tetangga Indonesia Ditangkap Karena Berontak Melawan Taliban, Begini Nasibnya

Dua Pemuda dari Negara Tetangga Indonesia Ditangkap Karena Berontak Melawan Taliban, Begini Nasibnya

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
BBC.com
Warga Afganistan dibantu pasukan AS pergi meninggalkan negara itu setelah Taliban menguasai ibu kota Kabul. 

BANGKAPOS.COM -- Dua militan Malaysia yang diyakini berperang bersama Negara Islam Irak dan Provinsi Levant-Khorasan (IS-K), telah ditahan oleh pihak berwenang Taliban.

The Times Inggris mengutip kepala CID Taliban Saifullah Mohammed yang mengatakan bahwa enam gerilyawan – empat warga Afghanistan dan dua warga Malaysia – ditahan setelah baku tembak di sisi barat Kabul pada Kamis (26 Agustus) malam.

"Empat orang Afghanistan tetapi tampaknya dua lainnya adalah orang Malaysia.

"Mereka tidak sekuat yang mereka kira. Kami baru saja mengalahkan tentara dari 36 negara NATO sehingga kami tahu kami dapat menangkap dan membunuh ISIS di mana pun kami menemukan mereka," katanya.

Baca juga: Video Bocah Mencuci Kaki Ibunya Sebelum Meninggal, Sang Ibu Menangis saat Dinasihati Hindari Dosa

Baca juga: Pendukung Rossoneri Ancam Donnarumma, Hati-hati saat Anda berkeliling Milan

Baca juga: Buntut TKA China Makan Buaya Muara yang Dimasak Sop, Perusahaan Minta Maaf dan Ungkap Fakta Baru

Namun, laporan itu tidak mengidentifikasi orang Malaysia.

Pertempuran antara pejuang Taliban dan IS-K telah berkecamuk di Kabul menyusul serangan bunuh diri di bandara Kabul yang menewaskan 200 orang, termasuk tentara Amerika.

IS-K bertujuan untuk mendirikan kekhalifahan Islam di tempat yang dulunya dikenal sebagai wilayah Khorasan, yang terdiri dari Iran timur laut saat ini, sebagian Afghanistan dan beberapa bagian Asia Tengah.

IS-K adalah cabang dari Negara Islam Irak dan Levant (IS) yang aktif di Asia Selatan dan Asia Tengah.

Sumber Uang Taliban

Pejuang Taliban kembali mengusai Afghanistan setelah mereka menduduki Kabul pada 15 Agustus lalu.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved