Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Jubir Vaksinasi Sebut Vaksin Moderna untuk Nakes di Babel Ada 770 Vial

dr Bangun Cahyo Utomo, mengatakan, vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan ada 770 vial.

Penulis: Riki Pratama | Editor: El Tjandring
Joseph Prezioso / AFP | Freepik
ILUSTRASI Vaksin Moderna. Menkes: Vaksin Booster untuk Nakes Mulai Pekan Ini. Rencana vaksin yang digunakan untukvaksin booster nakes adalah moderna. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Pemerintah Republik Indonesia telah menerima hibah vaksin Covid-19 Moderna dari Covax Facility sebanyak 8 juta dosis.

Untuk di Provinsi Bangka Belitung terdata mendapatkan bagian vaksin Moderna 6.160 vial, telah terpakai 1.746 vial dan tersisa 4.414 vial.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Bangka Belitungdr Bangun Cahyo Utomo, mengatakan, vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan ada 770 vial.

Berdasarkan aturan dari Kementrian Kesehatan yang menerbitkan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit nomor HK.02.01/1/1919/2021 tentang vaksinasi dosis ketiga diperuntukan hanya untuk tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

"Yang jelas sesuai SE dari dirjen untuk naskes, kita jalankan sesuai intruksi dirjen itulah untuk tenaga kesehatan. Bahwa vaksinasi dosis ketiga diberikan kepada tenaga kesehatan," kata dr Bangun kepada Bangkapos.com, Sabtu (28/8/2021).

Baca juga: Residivis Pencurian Angkat Parang Saat Disergap Tim Buser Polres Bangka di Pondok Kebun

Namun jatah untuk vaksin dosis ketiga untuk Bangka Belitung ada 770 vial. Selebihnya, kata Dia, bisa digunakan untuk dua dosis kepada masyarakat umum. 

"Kami dahulukan nakes karena rentan terkena varian Covid-19 mereka melayani pasien, bertemu banyak orang, mereka tidak tahu ada yang tahu sedang Covid-19 atau tidak. Karena berdasarkan data kematian nakes di Indonesia tertinggi di Asia Tenggara dari dokter dan perawat," jelasnya.

Dari persoalan itu semua, kata dr Bangun pemerintah Republik Indonesia saat ini berupaya untuk menambah dosis ketiga atau vaksin booster diberikan ke tenaga kesehatan sebagai upaya memperkuat sistem kesehatan.

"Pemerintah memberikan booster kepada nakes atau sumber daya tenaga kesehatan agar sistem kesehatan berjalan dengan baik. Kalau banyak yang terkena sistem kesehatan bermasalah dalam penanganan Covid-19, sehingga diberikan booster dengan harapan bisa menjaga ketahanan kesehatan nasional," terangnya.

Baca juga: Desain Rumah Baru Ayu Ting Ting Bocor, Tim Interiornya Sama dengan yang Dipakai Raffi dan Nagita

Baca juga: CR7 Ubah Haluan, Ini Detail Kontrak dan Gaji Cristiano Ronaldo di Manchester United

Baca juga: Ini Alasan Pacar Hapus Foto Instagram Amalia Korban Pembunuhan di Subang, Keluarga Ungkap Sosoknya

Dia menegaskan hingga saat ini baru 50 persen tenaga kesehatan di Bangka Belitung telah mendapatkan suntikan ketiga vaksin Moderna.

"Sudah ada 50 persen yang sudah dilakukan vaksin dosis ketiga, dari jumlah target nakes 11 ribu, dan harusnya akhir Agustus untuk dosis ketiga sudah selesai. Tetapi baru 50 persen, mungkin teman-teman di faskes membuat skenario terkait penggunaan Moderna ini, karena ini vaksin baru, sehingga selesai vaksin baru berikutnya dua, tiga hari untuk yang lainya," jelasnya.

Ia mengharapkan, dengan persedian vaksin Moderna di Babel saat ini, dapat mencukupi untuk menyuntikkan ke 11 ribu tenaga kesehatan di Bangka Belitung, sehingga dapat menambah kekebalan dan menghindari terjangkit dari Covid-19.

"Jumlahnya Insya Allah cukup untuk semua nakes, dengan vaksin Moderna yang saat ini, karena setiap 1 vial untuk 14 orang, beda kalau Sinovac 1 vial untuk 10 orang. Sementara jumlah nakes di Babel kurang lebih 11 ribuan, masih dapat semuanya," katanya.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved