Breaking News:

Video Tak Kapok Dibui, Badul Dibekuk Tim Kalong Polres Pangkalpinang

Achmad Azhari alias Badul tak ada kapoknya. Baru saja bebas dari Lapas Narkotika Kelas II A Pangkalpinang akhir 2020 lalu, kini laki-laki umur 30 tahu

Penulis: Magang1 | Editor: fitriadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Achmad Azhari alias Badul seolah tak ada kapoknya.

Baru saja bebas dari Lapas Narkotika Kelas II A Pangkalpinang akhir 2020 lalu, kini laki-laki umur 30 tahun ini terancam kembali masuk kedalam bui.

Pasalnya selepas keluar dari penjara sejak dihukum 2017 silam Badul nekat menjadi bandar narkoba.

Badul tak dapat berkutik saat diringkus Tim Kalong Satuan Reserse Narkoba (Satres) Narkoba Polres Pangkalpinang di rumahnya di jalan M. Toyib, Kelurahan Kejaksaan, Kecamatan Taman Sari, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (25/8/2021) sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca juga: Mikron Antariksa: Potensi Banjir di Bangka Belitung Kategori Kelas Tinggi

Baca juga: Ada yang Rekam Amanda Manopo Diam-diam, Mantan Billy Syahputra Marah dan Luapkan Kekesalan

Kasat Res Narkoba Polres Pangkalpinang, Iptu Astrian Tomi mengatakan, penangkapan Badul tak terlepas dari informasi yang disampaikan oleh warga.

Dalam laporannya, warga mengatakan Badul menjual narkoba di rumahnya.

Menindaklanjuti informasi itu, polisi yang dipimpin dirinya kemudian menyusun rencana menangkap Badul

Polisi kemudian langsung melakukan penggerebekan dan menggeledah rumah Badul didampingi Ketua RT setempat.

Benar saja dari dalam rumah Badul ditemukan lagi tiga paket sabu seberat 2,56 gram.

Selain itu petugas juga berhasil mengamankan dua ball plastik strip bening, satu unit handphone warna biru, satu buah timbangan digital, satu buah pipet plastik, satu lembar sobekan kertas warna putih serta satu buah dompet warna merah muda.

Baca juga: LEBIH GANAS, Virus Covid-19 Varian Delta Terdeteksi di Pangkalpinang dan Kabupaten Lain di Babel

Baca juga: Ini Alasan Pacar Hapus Foto Instagram Amalia Korban Pembunuhan di Subang, Keluarga Ungkap Sosoknya

Berdasarkan pengakuan Badul ini memperoleh barang dari orang yang tidak dikenal. Saat ini juga masih melakukan pengembangan,.

Usai penggeledahan, Polisi langsung membawa barang bukti beserta Badul ke Polres Pangkalpinang guna diamankan dan menjalani pemeriksaan.

Badul kini dikenakan pasal berlapis. Dia persangkakan melanggar Pasal 114 Ayat 1 subsider Pasal 112 Ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2009 Tentang Tindak Pidana Narkotika.

Acaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. (Bangkapos/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved