Breaking News:

bangka pos hari ini

PT Timah Salurkan 6 Ton Oksigen Untuk 8 Rumah Sakit, Konsisten Bantu Penanganan Covid-19

sejak pandemi Covid 19, PT Timah Tbk terus konsisten membantu penanganan Covid 19 di wilayah operasional perusahaan.

Editor: Agus Nuryadhyn
istimewa
PT Timah Tbk menyerahkan bantuan oksigen medis sebanyak enam ton atau 1000 tabung berkapasitas enam meter kubik kepada delapan rumah sakit di Pulau Bangka. (Ist Humas PT Timah) 

BANGKAPOS.COM -  PT Timah Tbk menyerahkan bantuan oksigen medis sebanyak enam ton atau 1.000 tabung berkapasitas enam meter kubik kepada delapan rumah sakit yang ada di Pulau Bangka.

Bantuan ini sebagai upaya untuk membantu penanganan Covid 19 dan membantu pemenuhan kebutuhan oksigen di rumah sakit.

Penyerahan bantuan oksigen ini dilakukan secara bertahap ke masing masing rumah sakit mulai Jumat (27/8). Penyerahan pertama dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin, Kabupaten Bangka.

Direktur RSUD Depati Bahrin, Yogi Yamani mengapresiasi bantuan ini, karena datang di waktu yang tepat sesuai dengan kebutuhan pasien Covid 19.

"Luar biasa sekali bantuan dari PT Timah Tbk, seperti kita menunggu hujan di tengah kemarau. Oksigen ini bantuan hidup bagi pasien Covid 19, fungsi oksigen ini sangat vital," kata Yogi Yamani usai menerima bantuan oksigen dari PT Timah Tbk, di Kawasan RSUD Depati Hamzah, dalam rilisnya, Sabtu (28/8/2021).

Baca juga: Yuk Telusuri Sungai Upang, Pusat Konservasi Biodiversity, Dipenuhi Keanekaragaman Hayati

Ia menceritakan dalam beberapa minggu ini kebutuhan oksigen di Kabupaten Bangka dan Babel, meningkat seiring dengan naiknya jumlah kasus Covid 19. Belum lagi supplier sangat terbatas sekali. Sehingga bantuan ini sangat membantu pasien Covid 19.

"Satu hari kebutuhan oksigen kita butuh 150 tabung dengan kapasitas enam meter kubik. Oksigen kita dipasok dari PT Igas karena kita tidak memiliki liquid base dan generator gas, jadi suplainya dalam bentuk tabung enam meter kubik ini. Saat ini kebutuhan oksigen kita hanya cukup untuk lima hari ke depan," katanya.

Menurutnya, oksigen merupakan kebutuhan vital bagi pasien Covid 19, pasalnya pasien Covid 19 yang memiliki saturasi oksigen di bawah 93 sudah harus mendapatkan terapi oksigen. Dalam satu hari, bahkan satu pasien Covid 19 bisa menghabiskan dua hingga tujuh tabung oksigen.

"Pasien yang dirujuk ke rumah sakit itu memiliki gejala sedang hingga kritis, kalau saturasi oksigen 93 persen, pasien harus mendapatkan terapi oksigem. Satu pasien itu kebutuhan oksigennya tergantung kondisi dan alat bantu napas yang digunakan. Kalau menggunakan alat bantu napas HFNC atau NRM bisa sampai 7 8 tabung per hari," ujarnya.

Baca juga: Forkopimda Sepakat Tak Restui PIP Selam di Teluk Kelabat

Baca juga: Cara Mudah Upload Video Lebih dari 30 Detik untuk Status WhatsApp Anda, Cukup Lakukan Hal ini

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan sejak pandemi Covid 19, PT Timah Tbk terus konsisten membantu penanganan Covid 19 di wilayah operasional perusahaan.

"Saat ini oksigen menjadi kebutuhan untuk membantu penanganan Covid 19, sehingga perusahaan berupaya untuk membantu menyediakan ini kepada rumah sakit yang melayani dan menangani pasien Covid 19. Semoga bantuan ini dapat membantu rumah sakit dan meringankan beban pasien Covid 19," jelasnya.

Anggi menambahkan, PT Timah Tbk terus berkolaborasi dan bersinergi untuk membantu penanganan Covid 19 di Babel. Dirinya mengajak masyarakat bersama sama untuk menerapkan protokol kesehatan sehingga dapat mengurangi potensi penyebaran Covid 19. (t2)

SEBARAN BANTUAN
- Rumah Sakit Bakti Timah Group: 200 tabung
- RSUD Depati Hamzah: 100 tabung
- Rumah Sakit Depati Bahrin: 100 tabung
- Rumah Sakit Dr Eko Maulana Ali: 100 tabung
- RSUD Sejiran Setason: 100 tabung
- RSUDH Bangka Tengah: 100 tabung
- RSUD Bangka Selatan: 100 tabung
- RSUD Dr. H.C. Ir. Soekarno: 200 tabung
Sumber: PT Timah Tbk

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved