Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Covid-19 Varian Delta Belum Ada Laporan Masuk Bangka Barat, 30 Sampel Dikirim ke Balitbangkes Pusat

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat (Babar) menyebut belum menerima laporan Covid-19 Varian Delta  di Wilayahnya.

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, M Putra Kusuma 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat (Babar) menyebut belum menerima laporan Covid-19 Varian Delta  di wilayahnya.

Hal itu disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, M Putra Kusuma, di Ruangannya, Senin (30/8/2021)

Menurutnya, diketahui Covid-19 Varian Delta ini lebih cepat menularkan dari pada varian Covid-19 biasa.

Namun hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan pasien terkonfirmasi varian delta ini.

"Varian delta ini lebih kencang dari pada varian biasanya. Memang hasil pelaporan Voc (varian of consent) Delta B.1.617.2, baru ada di dua Kabupaten di Babel, yakni Kabupaten Belitung dan Pangkalpinang," kata Putra Kusuma.

Baca juga: Munir de Aliando Resmi Nikahi Wanita Asal Banyuasin, Cinta Bersemi di Rumdin Wali Kota Pangkalpinang

Baca juga: Kena OTT KPK Bersama Suaminya, Ini Kekayaan dan Profil Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari

Lebih lanjut, Putra mengatakan kalau spesimen (bahan atau media pemeriksaan) sampel sudah dikirim ke Badan Litbangkes Kementrian Kesehatan RI sebanyak 30 sampel untuk diselidiki.

"Sampai saat ini kami belum menerima hasil follow up dari Balitbangkes Pusat, jadi kita tidak bisa berspekulasi. Apakah varian delta sudah masuk apa belum di Kabupaten Bangka Barat. Karena sampai ini kita belum menerima laporan varian tersebut," ucapnya

Menurutnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara Covid-19 Varian Delta dengan varian lainnya. Karena pada prinsipnya sama ada demam dan gejalanya sama dengan Covid-19 biasa.

"Mungkin pada orang tertentu ada varian biasa seperti adanya diare, demam lebih panjang, sakit kepala dan ngilu di persendian. Karena tiap tiap orang belum bisa dipastikan mereka terserang varian delta atau bukan," ungkapnya.

Baca juga: Juarai MasterChef Indonesia Season 8, Ini Profil Jesselyn Lauwreen dan Kisah Perjuangannya

Untuk menentukan Covid-19 Varian Delta ini harus melalui pemeriksaan dan pengujian whole genome sequencing.

Putra menyebutkan hingga kini di Bangka Barat belum menerima laporan Covid-19 Varian Delta.

Guna mengantisipasi terpaparnya varian delta ini, selalu menaati protokol kesehatan Covid-19 dengan menjaga mobilitas, mengurangi kerumunan, dan tetap menggunakan masker.

"Dari 5 M peraturan protokol kesehatan Covid-19, paling tidak 1 M harus diterapkan yakni selalu menggunakan masker setiap interaksi sosial kemasyarakatan," ungkap Putra.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved