Breaking News:

Program Kotaku Berikan Tambahan Penghasilan untuk Ibu Rumah Tangga di Desa Rebo

Kolaborasi Program Kotaku Kabupaten Bangka mengatakan kegiatan Cash For Work (CFW) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Tahun 2021 di Kabupaten Bangka

Editor: nurhayati
Edwardi
Program Padat Karya Tunai (PKT) atau Cash for Work (CFW) di Desa Rebo Kecamatan Sungailiat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Saat ini, Indonesia sedang mengalami penyebaran Corona virus Disease 2019 (Covid-19) dengan jumlah kasus yang terus meningkat, dan berdampak pada berbagai aspek seperti ekonomi, sosial budaya, serta kesejahteraan masyarakat.

Telah diambil langkah berupa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mengurangi penyebaran Covid-19, dan hal tersebut mempengaruhi jadwal dan implementasi dari kegiatan NSUP, serta berdampak pada penghidupan rumah tangga terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, Kementerian PUPR dengan mempertimbangkan dampak pandemi yang lebih luas lagi, akan memulai upaya mitigasi terhadap Covid-19 dengan memberikan penghasilan tambahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan masyarakat yang terdampak dari pandemi Covid -19 melalui skema Padat Karya Tunai (PKT) atau Cash for Work (CFW).

Dhiana Yusana, Asisten Kelembagaan dan Kolaborasi Program Kotaku Kabupaten Bangka mengatakan kegiatan Cash For Work (CFW) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Tahun 2021 di Kabupaten Bangka sudah dilakukan pelaksanaannya mulai akhir Mei 2021.

Kegiatan ini bertujuan memberikan bantuan tunai dalam bentuk upah tenaga kerja kepada masyarakat terdampak Covid-19, memulihkan perekonomian masyarakat untuk mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi paska Covid-19, membantu pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional dan meningkatkan daya beli masyarakat serta dengan adanya kegiatan ini dapat terpelihara dan berfungsinya aset infrastruktur.

Proses pelaksanaan kegiatan di semua lokasi CFW tidak berjalan secara bersamaan, karena pencairan keuangan dilakukan secara bertahap. Dana untuk kegiatan ini dikelola langsung oleh Kelompok Swadaya Masyarakat dibawah pengawasan Badan Keswadayaan Masyarakat yang ada di masing-masing kelurahan/desa dampingan Program Kotaku.

“Total kelurahan yang mendapatkan alokasi CFW Program Kotaku 2021 di Kabupaten Bangka sebanyak 8 kelurahan, yang terbagi kedalam 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Sungailiat dan Kecamatan Pemali,” kata Dhiana, Jumat (27/08/2021).

“Untuk Kecamatan Sungailiat terdiri dari Kelurahan Kenanga, Parit Padang, Jelitik, Bukit Betung, Sri Menanti, dan Desa Rebo, sedangkan Kecamatan Pemali yakni Desa Karya Makmur dan Desa Air Ruay,” ujar Dhiana.

Diungkapkannya, ada perbedaan yang mencolok di Desa Rebo dibandingkan dengan kelurahan/desa dampingan CFW lainnya, yakni di Desa Rebo terdapat banyak pekerja dengan gender perempuan.

“Kegiatan CFW di Desa Rebo tidak memandang kesetaraan gender, karena jumlah pekerja perempuan 21 orang sedangkan laki-laki 18 orang,” kata Dhiana.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved