Breaking News:

Mendagri Dijadwalkan Kunjungi Bangka Belitung

PANGKALPINANG – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian dijadwalkan akan melakukan kunjungan

Editor: Fery Laskari
Diskominfo Babel
Rapat Koordinasi dengan Kepala Daerah di Kabupaten/Kota terkait persiapan kunjungan Mendagri ke lokasi Isoter secara virtual di Ruang kerja Wakil Gubernur, Selasa (31/8/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), tepatnya ke Kabupaten Belitung pada Kamis (2/9/2021) mendatang. 

Kunjungan ini dimaksudkan untuk meninjau langsung mengenai percepatan penyerapan anggaran hingga penanganan Covid-19 di Negeri Serumpun Sebalai. Guna menyukseskan kegiatan tersebut, Pemprov Babel melakukan Rapat Koordinasi dengan Kepala Daerah di Kabupaten/Kota terkait persiapan kunjungan Mendagri ke lokasi Isoter. 

“Rapat ini bertujuan untuk mengetahui persiapan masing-masing pemerintah kabupaten/kota mulai dari data serapan, langkah dan strategi penanganan Covid-19 hingga kendala yang dihadapi agar saat melakukan paparan nanti semua sesuai dengan data terbaru,“ ujar Wakil Gubernur Abdul Fatah saat mengawali sambutannya secara virtual di ruang kerjanya, Selasa (31/8/2021). 

Sebagai gambaran bahan dan data paparan kepada Mendagri, Wakil Gubernur meminta Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pembendaharaan (DJPb) Prov. Babel, Fahma Sari Fatma untuk menyampaikan data terkait realisasi anggaran penanganan Covid-19 di Bangka Belitung. 

Menanggapi hal tersebut, Fahma menyampaikan bahwa realisasi earmarked 8% Dana Alokasi Umum (DAU)/Dana Bagi Hasil (DBH) per 27 Agustus 2021 masih 26,31 persen. 

Sementara itu penyaluran realisai penyaluran Dana Insentif Daerah (DID) sebesar 338,591 M, yang dialokasikan ke Pemprov. Babel, serta Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang telah diserap sebesar 28,9  persen. 

“Rata-rata penggunaan DID untuk bidang Kesehatan di Babel adalah 44,9% dari total pagu dengan persentase terbesar adalah Kabupaten Bangka Tengah sebesar 76,6 persen, “jelasnya. 

Lebih jauh lagi dikatakannya bahwa penyerapan penyaluran dana desa sampai tangga 30 Agustus 2021 telah mencapai 76,16 persen. Sedangkan realisasi penyaluran DAK Fisik di bidang Kesehatan sudah mencapai Rp50,05 milliar atau 17,28 persen dari total pagunya. 

“Sedangkan di sektor kinerja Pemulihan Ekonomi Nasional sampai 27 Agustus 2021, untuk realisasi Bansos PKH sebesar 35,46 M, Bansos Sembako sebesar 80,99 M, Bansos Tunai sebesar 53,57 M, Pra Kerja sebesar 225,59 M, Klaim Pasien sebesar 55,65 M, PKT PUPR sebesar 105,25 jt, PKT Kementan 19,85 M,BPUM sebesar 110,88 M, KUR per 30 Agustus 2021 sebesar 835,82 M serta pembiayaan Umi per 20 Agustus 2021 sebesar 9,68 M,” katanya lagi. 

Sesuai arahan Wakil Gubernur serta paparan Fahma, Sekda Bangka Selatan Achmad Ansyori mengatakan bahwa anggaran tenaga kesehatan sudah dilakukan proses penyerapan. Langkah selanjutnya, dirinya akan mempersiapkan laporan untuk dikoordinasikan dengan Kanwil DJPb Prov. Babel agar nantinya ada penyesuaian dilaporan. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved