Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Pemkab Bangka Tengah Bentuk Satgas PPA di Desa-desa

DPPKBPPPA Bangka Tengah mengadakan sosialisasi pencegahan terhadap perempuan di Ruang Rapat Bupati Bangka Tengah, Rabu, (1/9/2021).

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Pemkab Bangka Tengah saat gelar sosialisasi pencegaham kekerasan terhadap perempuan di ruang rapat bupati Bangka Tengah, Rabu, (1/9/2021 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Bangka Tengah mengadakan sosialisasi pencegahan terhadap perempuan di Ruang Rapat Bupati Bangka Tengah, Rabu, (1/9/2021).

Sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam memberikan perlindungan terhdap perempuan.

"Sosialisasi ini menjadi bentuk untuk kita meningkatkan kapasitas SDM dalam memberikan perlindungan terhdap perempuan yang kita mulai dari satgas PPA di wilayah desa masing-masing untuk ikut terlibat," ungkap Kepala DPPKBPPPA Bangka Tengah, dr Dede, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Jarang Berhubungan Intim Bisa Bikin Penyakit, Kalau Rutin Ternyata Bisa Sembuhkan Banyak Penyakit

Dede mengatakan, Satgas PPA ini memiliki peran penting dalam memberian penyuluhan kepada masyarakat tehadap tindakan kekerasan perempuan yang berasal dari unsur masyarakat, yakni Keluarga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Masyarakat (Ormas), tenaga kesehatan, psikolog dan lainnya

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan adanya sosialisasi ini sebagai upaya untuk mengurangi kekerasan pada perempuan dan sekaligus memberikan perlindungan.

"Kita hidup bermasyarakat ini harus saling  mengayomi dan melindungi. Melalui sosialisasi ini menjadi upaya kita utuk mengurangi kekerasan pada perempuan dan anak," kata Algafry.

Baca juga: Pasien Positif Diduga Pesta Asusila, Polisi Geruduk Rumah Sakit Khusus Covid-19 Ini

Menurut Algafry, peran perempuan sangat penting dalam mendukung pembangunan di suatu daerah.

"Keberhasilan kita melindungi perempuan dan anak ini juga menjadi modal dalam kita membangun Bangka Tengah," ungkapnya.

Algafry menilai, perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan harus mendapatkan perlindungan dan perhatian khusus, baik penanganan, pelayanan kesehatan, bantuan hukum dan lainnya.

"Jadi kita bekerjasama dengan satgas PPA ini untuk membantu memberikan perlindungan terhadap permpuan dan anak korban kekerasan," kata Algafry.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved