Breaking News:

Berita Kriminalitas

Komplotan Spesialis Pencurian di Sekolah Dibekuk Tim Polres Bangka, Dua Pelaku Kakak Adik

Arifin (30) dan adiknya Roki (23) Warga Desa Tutut Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Arifin (30) dan adiknya Roki (23) Warga Desa Tutut Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Arifin (30) dan adiknya Roki (23) Warga Desa Tutut Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersama rekannya Roma (23) dibekuk Tim Kelambit Buser Polres Bangka Rabu (1/9/2021) dinihari.

Ketiganya merupakan komplotan pencurian spesialis sekolah di Kota Sungailiat Kabupaten Bangka. Mereka dibekuk terpisah 

"Ketiga tersangka baru mengaku di dua  TKP pencurian di sekolah namun informasi yang kita dapat banyak sekolah di Sungailiat yang dibobol namun tidak dilaporkan diduga merekalah pelakunya,"  ungkap AKP Ayu Kusuma Ningrum Kasat Reskrim Polres Bangka.

Pengungkapan tersebut bermula dari laporan kasus pencurian di SDN 1 Sungailiat yang dimasuk pencuri, pada Sabtu malam lalu.

Baca juga: Video Terbaru Gisel Bikin Heboh Lagi, Pakaian Serba Hijau Ditonton Sampai 4,2 Juta Kali

Baca juga: Jarang Berhubungan Intim Bisa Bikin Penyakit, Kalau Rutin Ternyata Bisa Sembuhkan Banyak Penyakit

Pihak sekolah melaporkan kehilangan antara lain 1 unit laptop dan 1 unit pemancar.

Arifin (30) dan adiknya Roki (23) Warga Desa Tutut Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Arifin (30) dan adiknya Roki (23) Warga Desa Tutut Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Tim Kelambit Satreskrim Polres Bangka yang dipimpin langsung Aipda Nanang langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka.

Berbekal informasi yang didapat dan sidik jari yang didapat dari TKP berhasil mengidentifikasi pelaku salah yakni Roma warga pendatang asal Lampung Utara dan Roki.

Keduanya dibekuk disalah satu game warnet di Sungailiat.

Dari hasil introgasi kedua tersangka ini juga mengaku, melakukan aksi pencurian tersebut dengan rekannya yakni Arifin alias Ifin yang merupakan kakak dari Roki. Tim Kelambit langusng bergerak mencari keberadaan Ifin. Ifin berhasil dibekuk di warnet lainya saat nongkrong.

"Bertiga pak yang mencuri di SDN 1 itu, saya dan Ifin masuk ke dalam, Roki nunggu di luar, bagain mantau, kita masuk kedalam sekolah itu lewat pintu jendela yang kita congkel dengan obeng panjang," beber Roma.

Hasil curian biasanya dijual melalui forum jual beli di facebook.

Baca juga: BI Nyatakan Uang Koin Rp1000 Kelapa Sawit Bernilai Seribu Rupiah & Ini Daftar Uang Tak Berlaku Lagi

Baca juga: Rans Entertainment Kembali Rekrut Pegawai, Ini Lowongan Kerjanya, 4 Bulan Gaji Bisa Beli Mobil Cash

Setelah ada pembeli akun langsung diblok untuk menghilangkan jejak. Sedangkan barang yang belum laku disimpan di rumah kosong di Sungaliat.

"Jual di forum jual beli Facebook, COD sama pembelinya, setelah dibeli akun Facebooknya langsung saya block, jadi nggak tahu saya jual sama siapa. Uangnya habis untuk makan dan main game di warnet. Kalo barang yang belum laku kami simpan di rumah kosong," kata Roma.

Selain mengamankan ketiga tersangka polisi juga berhasil mengamankan barang bukti hasil curian yang belum sempat dijual, antara lain 1 motor, 1 monitor komputer, 4 kipas, 2 infokus, 1 werles,  1 stabilzer, 2 obeng, 1 ember, 1 tas, dan 3 lampu.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved