Materi Belajar
Kunci Jawaban Tema 5 Subtema 1 Kelas 5 SD Halaman 32, 34, 35, dan 38 Organ Gerak Hewan
Materi dan soal ini berdasarkan Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Kelas 5 SD Tema 1 memiliki judul Organ Gerak Hewan
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Alza Munzi
BANGKAPOS.COM - Berikut merupakan soal dan jawaban Kelas 5 SD Tema 3 sub tema 1 halaman 32, 34, 35, dan 38.
Materi dan soal ini berdasarkan Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Kelas 5 SD Tema 1 memiliki judul Organ Gerak Hewan dan Manusia dengan Subtema 1 berjudul Organ Gerak Hewan.
Tata letak bangunan, sanitasi, jalan, dan pembuangan limbah kandang kelinci Pak Rudi sangat rapi.
Dengan demikian, setiap pengunjung yang datang akan merasa nyaman.
Sebelum membangun kandang kelinci, Pak Rudi telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan membuat denah.
Tahukah kamu apa itu denah? Denah merupakan gambaran tentang tata letak dalam suatu ruangan atau tempat.
Baca juga: Materi Belajar Matematika Kelas 5 SD: Cara Mencari Luas Trapesium dan Layang-Layang, Soal & Jawaban
Gambaran yang lebih luas dibandingkan dengan denah adalah peta.
Peta merupakan gambaran dengan menggunakan skala tertentu mengenai suatu daerah.
Pada pembelajaran sebelumnya, kamu sudah mengetahui luas dan letak wilayah Negara Indonesia dengan menggunakan peta.
Dengan peta kita juga bisa mengetahui kondisi geografis negara Indonesia.
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 3 Subtema 3 Kelas 4 SD Halaman 111, 113, 114, dan 115 Ayo Cintai Lingkungan
Ayo Mengamati
Jawaban halaman 32:
Amatilah peta pada pembelajaran sebelumnya. Tuliskan kondisi geografis wilayah Indonesia, khususnya kondisi geografis pulau-pulau besar di Indonesia.
Jawaban:
Kondisi geografis pulau-pulau besar di Indonesia
Kondisi geografis Pulau Bali dan Nusantara Tenggara
1. Luas : 68.871.25 km
2. Batas
a. Laut: Laut Flores
b. Daratan: Timur Leste
3. Keadaan Alam
a. Nama-nama pantai dan laut: Pantai Sanur, Kuta
b. Nama-nama dataran rendah: Batur
c. Nama-nama gunung: Gunung Agung
Jawaban halaman 33:
Kondisi geografis pulau Papua dan Maluku
1. Luas : 786.000 km
2. Batas
a. Laut: Laut Sulawesi
b. Daratan
3. Keadaan Alam: Pantai Santai
a. Nama-nama pantai dan laut
b. Nama-nama dataran rendah: Dataran rendah Teluk Papua
c. Nama-nama gunung: Gunung Mandala
Kondisi geografis Pulau Sulawesi
1. Luas :180.681 km
2. Batas
a. Laut: Laut Banda
b. Daratan: Pulau NTT
3. Keadaan Alam
a. Nama-nama pantai dan laut: Pantai Likupang
b. Nama-nama dataran rendah:Mamasa
c. Nama-nama gunung: Gunung Manawu
Jawaban halaman 34:
Kondisi geografis Pulau Kalimantan
1. Luas : 743.330 km
2. Batas
a. Laut: Selat Karimata
b. Daratan
3. Keadaan Alam
a. Nama-nama pantai dan laut: Pantai Kokaban
b. Nama-nama dataran rendah: Teluk Melano
c. Nama-nama gunung: Gunung Tikung
Kondisi geografis Pulau Sumatera
1. Luas : 437.481 km
2. Batas
a. Laut: Teluk Benggala
b. Daratan
3. Keadaan Alam
a. Nama-nama pantai dan laut: Pantai Lampuuk
b. Nama-nama dataran rendah: Airhitam
c. Nama-nama gunung: Gunung Bandahara
Jawaban halaman 35:
Kondisi geografis Pulau Jawa
1. Luas :128.297 km
2. Batas
a. Laut: Laut Jawa
b. Daratan: Pulau Sumatera
3. Keadaan Alam
a. Nama-nama pantai dan laut: Pantai Pulau Merah
b. Nama-nama dataran rendah: Dataran rendah Madiun
c. Nama-nama gunung: Gunung Ciremai
Ayo Berdiskusi
Setelah kamu mengetahui kondisi geografis pulau-pulau besar yang ada di Indonesia, buatlah kesimpulan kondisi geografis wilayah Indonesia secara umum. Bandingkan hasil kesimpulanmu dengan temanmu.
Mintalah pendapat dan penjelasan dari bapak atau ibu guru.
Jawaban:
Kondisi geografis wilayah Indonesia adalah kepulauan dengan dua pertiga wilayahnya berupa perairan.
Bentang alam Indonesia sangat lengkap dan bervariasi mulai dari pantai, dataran rendah, lembah, padang rumput, rawa, sungai, hutan, dataran tinggi, bukit dan perbukitan, serta gunung dan pegunungan.
Di Indonesia juga banyak terdapat gunung berapi, danau, dan sungai, baik sungai besar maupun kecil, sungai panjang atau pun pendek.
Antara pulau yang satu dengan pulau yang lainnya memiliki karakteristik kondisi geografis yang berbeda-beda. Demikian pula dengan hasil alamnya.
Ayo Membaca
Gotong Royong Modal Dasar Pembangunan
Gotong royong merupakan modal dasar bagi terciptanya suasana kemasyarakatan yang harmonis.
Mengapa demikian? Karena dengan bergotong royong, masyarakat akan sering melakukan silaturahmi dan kerja sama, sehingga terjalinlah solidaritas.
Seiring dengan munculnya rasa solidaritas inilah, akan muncul juga rasa empati dan simpati di antara masyarakat yang akan mempererat dan memperkuat hubungan masyarakat.
Tidak ada perbedaan dalam prinsip gotong royong. Gotong royong adalah kerja bersama, memeras keringat secara bersama, dan perjuangan saling bantu membantu secara bersama. Gotong royong dilakukan demi mencapai tujuan bersama.
Tidak mempedulikan agama, suku, ataupun golongan.
Prinsip-prinsip gotong royong sangat bermanfaat bagi pelaksanaan pembangunan nasional. Karena semua masyarakat merasa saling memiliki.
Masyarakat juga merasa mempunyai tujuan yang sama, yakni terwujudnya kehidupan yang sejahtera.
Dengan bergotong royong, segala program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah akan dapat dilaksanakan dengan baik tanpa adanya gangguan yang disebabkan oleh ketidakharmonisan masyarakat.
Ayo Berlatih
Jawaban halaman 38:
Sebutkan ide pokok masing-masing paragraf pada teks “Gotong Royong Modal Dasar Pembangunan”.
Paragraf 1: Gotong royong merupakan modal terwujudnya suasan masyarakat yang harmonis.
Paragraf 2: Dalam gotong royong tidak ada perbedaan antara yang satu dengan yang lain
Paragraf 3: Prinsip-prinsip dalam gotong royong bisa menjadi modal pembangunan nasional.
(Bangkapos.com/Vigestha Repit)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pembelajaran-4-tema-1-kelas-5-sd.jpg)