Wajib Dipahami, Ini Penyebab Daun Tanaman Lidah Mertua Terkulai
Tanaman sansevieria atau yang lebih dikenal dengan tanaman lidah mertua atau snake plant memiliki daun yang tinggi, ramping, dan agak tegak.
BANGKAPOS.COM - Tanaman sansevieria atau yang lebih dikenal dengan tanaman lidah mertua atau snake plant memiliki daun yang tinggi, ramping, dan agak tegak.
Tanaman ini memiliki daya tahan yang kuat karena hanya membutuhkan sedikit penyiraman dan perawatan.
Akan tetapi, seperti yang dilansir dari Gardening Know How, Rabu (1/9/2021), jika tanaman lidah mertua Anda memiliki daun yang layu atau terkulai, itu merupakan indikasi bahwa ada sesuatu yang tidak beres.
Berikut beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab tanaman lidah mertua memiliki daun yang terkulai.
1. Penyiraman yang tidak tepat
Lidah mertua adalah tanaman sukulen dengan daun tebal yang menahan kelembapan. Sistem penyiraman bawaan ini memungkinkan tanaman untuk bertahan hidup di lingkungan aslinya, di daerah kering dan berbatu di daerah tropis Afrika Barat.
Seperti semua sukulen, tanaman ular rentan terhadap busuk akar dalam kondisi basah, dan daun tanaman ular yang terkulai sering terjadi saat tanaman terlalu banyak air.
Untuk mencegah tanaman lidah ibu mertua terkulai, siram tanaman ular hanya ketika bagian atas tanah 2 atau 3 inci (5-7,5 cm) benar-benar kering, lalu siram dalam-dalam sampai air mengalir melalui lubang drainase.
Meskipun kondisinya bervariasi, tanaman di dekat ventilasi panas atau jendela yang cerah akan membutuhkan air lebih sering. Namun, banyak orang menemukan bahwa penyiraman setiap dua atau tiga minggu sudah cukup.
Siram di sekitar tepi bagian dalam pot untuk menjaga daun tetap kering, lalu biarkan pot mengalir dengan bebas sebelum meletakkannya di piring drainase. Jangan menyiram lagi sampai bagian atas tanah kering.
Pada musim hujan, siram hanya ketika daun mulai terlihat sedikit lebih layu atau sekitar sebulan sekali.
2. Pencahayaan
Daun tanaman lidah mertua yang terkulai dapat terjadi ketika tanaman berada dalam kegelapan yang berlebihan untuk jangka waktu yang lama. Pola pada daun juga cenderung lebih cerah dan menonjol saat tanaman terkena cahaya.
Tanaman lidah mertua mentolerir cahaya yang relatif terang, tetapi cahaya langsung dari jendela yang menghadap ke selatan mungkin terlalu kuat dan mungkin menjadi penyebab tanaman lidah mertua terkulai.
Namun, eksposur dari arah selatan bekerja dengan baik selama bulan-bulan musim hujan.
Jendela yang menghadap ke barat atau timur yang cerah adalah pilihan yang bagus hampir setiap saat sepanjang tahun.
Jendela yang menghadap ke utara dapat diterima, tetapi paparan utara yang lama pada akhirnya dapat menyebabkan daun tanaman ular terkulai.
3. Repotting
Jika penyiraman atau pencahayaan bukan penyebab tanaman lidah mertua terkulai, periksa untuk melihat apakah tanaman itu berakar.
Namun, perlu diingat bahwa tanaman ini umumnya hanya perlu direpoting setiap tiga hingga lima tahun sekali.
Pindahkan tanaman ke pot hanya satu ukuran lebih besar, karena pot yang terlalu besar menampung tanah pot dalam jumlah berlebihan yang dapat menyebabkan busuk akar. (kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengapa Daun Tanaman Lidah Mertua Terkulai? Ini Penyebab dan Solusinya"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tanaman-lidah-mertua-dihargai-tinggi-di-luar-negeri-juga-punya-manfaat-luar-biasa.jpg)