Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Pemkab Bangka Tengah akan Manfaatkan Aset Lahan Eks PT Kobatin untuk Dikelola IPDN Bangun Kampus

Keberadaan aset dan lahan eks PT Kobatin saat ini telah menjadi milik Pemeritah Kabupaten Bangka Tengah

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Kondisi Lahan eks PT Kobatin 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Keberadaan aset dan lahan eks PT Kobatin saat ini telah menjadi milik Pemeritah Kabupaten Bangka Tengah, namun hingga saat ini sejak disahkan statusnya menjadi milik pemerintah daerah, keberadaan lahan eks PT Kobatin ini belum dimanfaatkan.

Bahkan kondisi beberapa aset perkantoran dan perumahan peninggalan eks PT Kobatin ini pun sudah tidak terawat sama sekali.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah menyusun surat keputusan (SK) pemanfaat lahan eks PT Kobatin untuk segera dimanfaatkan.

Menurut Algafry, saat ini pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Institute Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk memanfaatkan lahan tersebut untuk dijadikan kampus.

"Status lahan ini telah jadi hak milik Pemda. Dan kita telah berencena dengan IPDN mengelolah lahan ini untuk dibangun kampus, namun sampai saat ini masih menunggu penjelasan lebih lanjut," ungkap Algafry kepada Bangkapos.com, Kamis (3/9/2021).

Baca juga: Ibu Ini Mau Minjam Uang untuk Beli Susu Anaknya, Malah Ketemu Baim Wong di Jalan

Baca juga: Pemkot Pangkalpinang Gratiskan Swab Antigen untuk 5.362 Peserta Tes CPNS, Molen Tak Mau Memberatkan

Ia mengatakan pihaknya juga akan segera menyusun dan menetapkan SK Bupati untuk mengusahakan agar aset dan lahan eks PT Kobatin dimanfaatkan dengan semestisnya sebagai Hak Penggunaan Lain (HPL).

"Kalau pemanfaatan aset sekarang ini memang masih kita susun dan tetapkan dalam SK Bupati. Dan dalam bulan depan kita juga akan bersihkan lahan atau perumahan bekas eks Kobatin yag sudah roboh untuk dirapikan, sekaligus nantinya kita mengusahakan untuk jadi HPL," ujar Algafry.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk perkantoran  yang masih utuh, nantinya pihaknya akan kelolah lebih lanjut untuk dimanfaatkan pemerintah daerah.

"Tenunya yang masih ada kita amankan untuk nanti dimanfaatlan lebih lanjut, namun smpai hari ini belum ada pemanfaatannya untuk apa, kita juga masih menunggu dari IPDN," kata Algafry.

Sementara itu pada kawasan tersebut juga masih telihat aktivitas tambang yang dilakukan oleh masyarakat sekitar.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved