Breaking News:

Berita Bangka

Kasus Kematian di Bangka Tiba-tiba Melonjak Dinas Kesehatan Curigai Virus Corona Varian Delta

dr Then Suyanti juga mengaku mencurigai varian Delta menjadi penyebab meningkatnya kasus kematian pasien Covid-19 beberapa bulan terakhir di Bangka.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: El Tjandring
Diskominfo Babel
Corona Varian Delta 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasus kematian pasien Covid-19 meningkat tajam di sejumlah wilayah Bangka Belitung seiring dengan lonjakan kasus beberapa waktu lalu.

Fenomena ini dicurigai sebagai telah adanya virus corona varian Delta di Pulau Bangka, terutama di kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka yang kasus kematiannya cukup tinggi.

Baca juga: Tak Mau Ditangkap KPK, Bupati Banjarnegara Pernah Minta Naik Gaji Hingga 20 Kali Lipat

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti juga mengaku mencurigai varian Delta menjadi penyebab meningkatnya kasus kematian pasien Covid-19 beberapa bulan terakhir di kabupaten Bangka.

Dikonfirmasi oleh Then, memang saat ini diindikasikan varian delta sudah masuk di wilayah Kabupaten Bangka.

Bahkan dari hasil penelitian oleh Labkesda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, diketahui ada satu sampel pasien Covid-19 yang dikonfirmasi terpapar virus corona varian delta.

Meski demikian, pasien tersebut saat ini sudah dinyatakan sembuh dan telah selesai menjalani masa perawatan.

"Pas perawatan pasien itu bulan Juli lalu, tapi memang hasil penelitian lab nya baru keluar akhir-akhir ini. Makanya baru bisa dikonfirmasikan kepastiannya," kata Then saat dihubungi Bangkapos.com, Jumat (3/9/2021).

Baca juga: Jauh Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Berguling-guling dan Tiduran di Aspal

Ia pun curiga bahwa kematian pasien covid-19 yang beberapa bulan lalu mungkin saja dikarenakan varian delta ini.

"Kita sih memang sempat curiga, soalnya beberapa bulan lalu kan trennya sempat naik, baik kematian maupun kasus positif harian. Tapi sayangnya kami engak ada bukti kalau itu memang varian delta," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya hanya bisa menunggu hasil penelitian yang dilakukan oleh Labkesda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved