Breaking News:

Berita Bangka Barat

Tim Itjen Kementerian LHK Tinjau Penanaman Mangrove di Desa Tuik, 17 Hektar Sudah Terealisasi

Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, mengunjungi Desa Tuik, Kecamatan Kelapa

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Ist/Kades Desa Tuik
Aparat Desa Tuik, bersama masyarakat dan Pokmas Tanjung Perabes, menanam mangrove di Sungai Tanjung Perabes, Desa Tuik, Bangka Barat, Sabtu (4/9/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, mengunjungi Desa Tuik, Kecamatan Kelapa, Bangka Belitung, Sabtu (4/9/2021)

Kedatangan Tim Itjen Kementerian LHK, untuk melakukan pendampingan kegiatan percepatan, penanaman rehabilitasi hutan mangrove di Sungai Tanjung Perabes, Desa Tuik.

Kepala Desa Tuik, Sudrajat mengatakan pihaknya telah merealisasikan penanaman mangrove seluas 17 hektar di wilayahnya.

Baca juga: Heboh Video Gisel Cuma 13 Detik, Ditonton 20 Juta Kali, Gisel: Masih Bisa Ternyata

Baca juga: Enji Baskoro Girang Bertemu Bilqis Usai 7 Tahun Cerai dari Ayu Ting Ting, Pintu Dibuka Sang Biduan

Pihak Tim Itjen Kementerian LHK, menilai  perangkat desa dan Program Kerja Masyarakat (Pokmas) Tanjung Perabes, telah menjalankan program pemerintah ini dengan baik.

"Karena saat ini telah terealisasi seluas 17 Ha lebih dan terus berjalan kegiatan ini. Saya sangat mengapresiasikan tim itjen pusat telah datang ke desa kami untuk memberikan arahan," kata Sudrajat, kepada Bangkapos.com, Minggu (5/9/2021)

Lebih lanjut, Sudrajat menyampaikan terimakasih kepada pokmas yang telah membantu melaksanakan program pemerintah penanganan mangrove dengan sebaik baiknya dan bertanggung jawab.

"Saya juga tidak lepas tanggung jawab sebagai pemegang wilayah untuk mengajak pokmas mengikuti arahan yang telah di berikan oleh itjen pusat," ucapnya.

Aparat Desa Tuik, bersama masyarakat dan Pokmas Tanjung Perabes, menanam mangrove di Sungai Tanjung Perabes, Desa Tuik, Bangka Barat, Sabtu (4/9/2021)
Aparat Desa Tuik, bersama masyarakat dan Pokmas Tanjung Perabes, menanam mangrove di Sungai Tanjung Perabes, Desa Tuik, Bangka Barat, Sabtu (4/9/2021) (Ist/Kades Desa Tuik)

"Alhamdulillah masyarakat Desa Tuik sangat antusias dengan program PEN ini, artinya untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi ini sangat membantu masyarakat dan untuk menambah penghasilan mereka,"  ungkap Sudrajat.

Baca juga: Cinta Sehidup Semati, Baru 3 Bulan Nikah Pengantin Baru Meninggal Bersamaan, Kakak Pilu Kehilangan

Baca juga: Nafsu Tak Terkendali, Pria Ini Berhasil Tipu 10 Janda, Modal Obat Racikan dan Rayuan

Ketua Pokmas Tanjung Perabes, Suip selalu berkoordinasi kepada pihak terkait diantaranya anggota pokmas, pendamping, pihak desa, pihak BKSDA dan pihak HKTI.

"Kami menyambut dengan baik, jika tim dari pusat dan pihak BKSDA datang langsung turun melihat kegiatan kami ini dan semoga kegiatan ini masih bisa, membantu para nelayan, masyarakat pengangguran dan warga  yang tidak mampu," kata Suip

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved