Breaking News:

Berita Sungailiat

Kabar Gembira, Bupati Bangka Batalkan Wacana Pemotongan Gaji Honorer dan TPP ASN

Rencana pemotongan gaji honorer sebesar Rp500.000 dan TPP Prestasi Kerja ASN sebesar 18 persen per September-Desember 2021 dibatalkan Bupati Bangka.

Penulis: edwardi | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com
Ilustrasi honorer 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ada kabar menyenangkan bagi para tenaga kerja kontrak atau honorer dan ASN di lingkungan Pemkab Bangka.

Rencana pemotongan gaji honorer sebesar Rp500.000 dan Tambahan Penghasilan Pegawai ( TPP) Prestasi Kerja ASN Pemkab Bangka sebesar 18 persen mulai September 2021 hingga Desember 2021 dibatalkan Bupati Bangka Mulkan.

Diketahui sebelumnya, Pemkab Bangka melalui Bupati Bangka Mulkan secara resmi Selasa (17/07/2021) mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. 900/4013//SE/BPPKAD-III/2021 tentang upaya memperkuat stabilitas keuangan daerah dan penundaan pelaksanaan kegiatan dan pencairan belanja daerah dalam APBD Kabupaten Bangka TA 2021 kepada seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka.

Baca juga: Dulu Mati-matian Ingin Merdeka, Kini Ratusan Anak Muda Timor Leste Masuk ke Indonesia,

Baca juga: Ingin Handphone? Ini Harga Vivo September 2021, Terbaru Ada V21 Rom 256 GB, Y1s Turun Harga

Baca juga: PPKM Berakhir Hari Ini, Apakah Diperpanjang? Jokowi Ungkapkan Kunci Agar Covid-19 Tak Melonjak

Surat edaran sebanyak dua lembar ada tujuh poin keputusan ini viral beredar di media sosial pada Rabu (28/07/2021) malam dan menjadi bahan perbincangan warga netizen.

Pasalnya pada poin empat yakni melakukan rasionalisasi/ pengurangan standar satuan biaya tertinggi honorarium tenaga kontrak sebesar Rp 500.000/bulan sesuai dengan uraian pekerjaannya masing-masing.

Kebijakan rasionalisasi/pengurangan besaran honorarium tenaga kontrak akan dilaksanakan secara efektif mulai biak. September 2021 Sampai dengan bulan Desember 2021.

Poin 5 Melakukan rasionalisasi Tambahan Penghasilan Pegawai ( TPP) Prestasi Kerja ASNsebesar 18 persen per bulan sesuai dengan uraian jabatannya masing-masing, dilaksanakan mulai bulan September sampai dengan bulan Desember 2021.

"Alhamdulillah soal rencana pemotongan honorarium pegawai kontrak dan TPP Prestasi Kerja ASN itu sudah dibatalkan, kondisi keuangan kita saat ini amanlah," kata Mulkan, Bupati Bangka saat dikonfirmasi Bangkapos.com usai rapat paripurna DPRD Kabupaten Bangka, Senin (06/09/2021).

Diakuinya memang kemarin itu Pemkab Bangka memiliki wacana untuk melakukan hal itu untuk membantu menutupi defisit anggaran yang terjadi pada APBD Kabupaten Bangka.

"Alhamdulillah saat ini sedikit demi sedikit sudah berhasil kita tutupi, sehingga wacana tersebut tidak jadi dilaksanakan," ujar Mulkan.

Diakuinya dengan adanya wacana tersebut kita bisa mengambil hikmahnya, sehingga para pegawai di lingkungan Pemkab Bangka semakin giat dan rajin dalam bekerja.

"Kalau tidak ada wacana seperti itu seolah-olah Pemkab Bangka membiarkan para pegawai bersikap tidak disiplin, kalau ada wacana pemotongan ini biar mereka ikut merasakan dan ada rasa kegetiran, jangan-jangan ke depannya malah ada pemberhentian sebagai pegawai kontrak," imbuh Mulkan.

Ditambahkannya, begitu juga untuk pegawai ASN sama juga masih banyak yang bersikap malas-malasan dalam bekerja, sehingga perlu mengambil langkah-langkah.

Bupati Bangka Mulkan.
Bupati Bangka Mulkan. (Bangkapos.com/Edwardi)

"Semoga dengan adanya wacana seperti itu, para pegawai ini timbul rasa memiliki yang tinggi dan mencintai pekerjaan yang dijalaninya saat ini."

Halaman
12
Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved