Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kepala BPN Kanwil Babel Pastikan Buat Sertifikat Tanah Gratis dan Mudah 

Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kanwil Bangka Belitung menargetkan penyelesaian 363.796 bidang tanah sampai tahun 2024 nanti. 

Penulis: Widodo | Editor: khamelia
Widodo
Kepala BPN Kanwil Babel dan jajaran saat berkunjung ke Bangka Pos, Senin (6/9/2021) sore. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kanwil Bangka Belitung menargetkan penyelesaian 363.796 bidang tanah sampai tahun 2024 nanti. 

Jikapun belum mencapai, BPN akan melanjutkan penyelesaian sampai tahun 2025 nanti.

Pasalnya dari estimasi jumlah 782.835 bidang tanah di Bangka Belitung sudah terdaftar atau tersertifikasi sebanyak 419.039 bidang tanah (54 persen dari total). Sementara yang belum terdaftar sebanyak 363.796 atau 46 persen.

Baca juga: Soal Pulau Tujuh, Gubernur Erzaldi Tegaskan Pemprov Babel tak Ingin Berbagi Wilayah dengan Kepri

Baca juga: Petisi Boikot Dirinya Dekati 400 Ribu dan Fans Acara TV Ikut Menolak, Ini Reaksi Saipul Jamil

"Kami ingin memberikan kepada masyarakat Babel bahwa membuat sertifikat tanah di BPN itu gratis, tidak ribet dan tidak sulit," kata Kepala BPN Kanwil Babel Oloan Sitorus saat berkunjung ke Bangka Pos, Senin (6/9/2021). 

Kata Oloan yang juga didampingi oleh pejabat BPN Kanwil Babel bahwa masyarakat tidak perlu khawatir membuat sertifikat. 

Melansir dari berita Bangkapos.com sebelumnya, cara membuat sertifikat tanah terdapat beberapa persyaratan seperti masyarakat harus mencukupi sejumlah persyaratan yaitu fotocopy KTP, Kartu Keluarga, surat alas hak dan fotocopy PBB.

Itu merupakan syarat untuk pengajuan pembuatan sertifikat tanah di BPN. Namun untuk pengajuan pendaftaran di kelurahan hanya perlu fotocopy KTP dan KK saja.

Oloan menyebutkan kenapa sertifikasi lambat, karena untuk memastikan tanah milik siapa itu susah. 

Selain itu mindset masyarakat yang berfikir bagi punya sertifikat harus membayar PBB sehingga kendalanya masyarakat tidak punya nomor pajak.

"Oleh karena itu kami ingin mengedukasi masyarakat dan kalau bisa PBB itu menjadi salah satu syarat untuk setiap pelayanan masyarakat," kata dia. 

"Setiap layanan wajib melampirkan tanda lunas PBB misalnya mau ngurus KTP, Kartu Keluarga atau yang lain sehingga masyarakat perduli dengan PBB dan masyarakat mendapatkan manfaat dari tanah itu, dan itu yang perlu kita edukasikan," lanjutnya.

Oloan Sitorus beserta jajaran diterima langsung oleh Pemimpin Redaksi (Pemred) Bangka Pos, Ibnu Taufik Juwariyanto dan Asisten Manajer Digital Bangka Pos, Alza Munzi Hipni.

"Kami sangat apresiasi teman-teman KPN Babel berkunjung. Kami sangat mendukung terkait dengan kemudahan dan sebenarnya jika meningkatnya kepemilikan sertifikat tanah banyak manfaat bagi masyarakat seperti statusnya menjadi lebih jelas," ujar Ibnu Taufik Juwariyanto. 

Pemimpin Redaksi Bangka Pos itupun menyebutkan, sejak awal fungsi media mendorong masyarakat lebih berdaya, kemudian menjelaskan dan menyampaikan hal-hal seperti ini kepada masyarakat.

Bangkapos.com / Widodo (T4) 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved