Breaking News:

Pemerintah Berlakukan PPKM Level 4 di 23 Kabupaten/Kota Luar Jawa-Bali, Ini Daftarnya dan Aturannya

Luar Jawa Bali ini dilakukan perpanjangan PPKM pada kabupaten/kota. PPKM Level 4 diterapkan di 23 kabupaten/kota yang sebelumnya di 34 kabupaten/kota

Editor: Iwan Satriawan
Tribun Manado/Handhika Dawangi
Ilustrasi PPKM Level 4 

BANGKAPOS.COM-Pemerintah menetapkan PPKM level 4 di 23 kabupaten/kota di luar Pulau Jawa-Bali dari tanggal 7 September hingga 20 September 2021

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, jumlah wilayah asesmen level 4 ini menurun dibanding 2 minggu lalu.

Sebelumnya, PPKM level 4 diterapkan di 34 kabupaten/kota.

"(Untuk wilayah) Luar Jawa Bali ini dilakukan perpanjangan PPKM pada kabupaten/kota. PPKM Level 4 diterapkan di 23 kabupaten/kota yang sebelumnya di 34 kabupaten/kota," kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin (6/9/2021).

Airlangga menuturkan, PPKM Level 4 ini hanya diterapkan di beberapa provinsi karena adanya penurunan kasus Covid-19.

Sebetulnya kata Airlangga, ada 19 kabupaten/kota yang sudah turun level dari PPKM level 4.

Baca juga: Video Gisel 13 Detik Ditonton Jutaan Kali, Siapa Sosok di Sampingnya?

Namun, ada 8 wilayah yang justru meningkat menjadi level 4 sehingga total wilayah dengan level asesmen 4 menjadi 23 kabupaten/kota.

"Ada tambahan 8 kabupaten/kota terdapat peningkatan dari level 3 ke level 4 sehingga total yang diterapkan level 4 adalah 23 kabupaten/kota," beber dia.

Di wilayah PPKM Level 4 luar Jawa-Bali, tempat kerja harus menerapkan bekerja dari kantor (work from office) 25 persen dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Bila terjadi klaster baru, maka tempat kerja ditutup 5 hari.

Baca juga: Resmi, Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa-Bali hingga 13 September, Aturan Kembali Diubah

Sementara kapasitas tempat ibadah hanya 25 persen atau 30 orang, restoran dan kafe yang menerapkan makan ditempat dibatasi sampai 25 persen atau 2 orang per meja dengan jam operasional hingga pukul 20.00.

Operasional mall dibatasi hingga pukul 20.00 waktu setempat dan kapasitas maksimum 50 persen dengan prokes diatur dalam Pemda.

Adapun, kapasitas tempat wisata dan fasilitas umum hanya 25 persen dengan prokes ketat, serta kegiatan seni budaya dan olahraga mencapai 25 persen.

Kemudian, resepsi pernikahan hanya boleh dihadiri 30 orang dengan pembatasan kegiatan hajatan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved