Breaking News:

Berita Kriminalitas

Pengembangan Kasus Ganja 30 Kg, Ditresnarkoba Polda Babel Tukar informasi dengan Polda Sumut

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung, berkordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Dok/Polda Babel
Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung, menggagalkan penyelundupan, puluhan kilogram narkotika jenis ganja kering dari tangan GM. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung, berkordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, terkait penangkapan Gusti Marandika alias Gusti (GM)  (26) pemuda asal Pangkalpinang, yang ditangkap karena membawa 30 kilogram ganja kering.

30 kilogram ganja tersebut, semula dibawa GM, dari wilayah Sumatera Utara.

Rencananya, puluhan kilogram ganja tersebut akan di bawa GM ke Pulau Bangka, melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Tanjung Api Api menuju Pelabuhan Tanjungkalian Muntok.

Namun, upaya GM, Minggu (5/9/2021) dini hari kemarin,  menyelundupkan puluhan kilogram ganja tersebut, berhasil digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Bangka Belitung.

"Untuk pengembangannya masih di kordinasikan dengan pihak Polda  Sumatera Utara sambil sharing sharing informasi terkait ungkap kasus tersebut," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Ahmad Yanuari Ihsan, Senin (6/9/2021) saat dikonfirmasi Bangkapos.com.

Ihsan, juga belum membuka secara detail asal muasal 30 kilogram ganja tersebut. Pihaknya hanya menjelaskan, secara global yakni dari kawasan Sumatera Utara.

Baca juga: Video Gisel 13 Detik Ditonton Jutaan Kali, Siapa Sosok di Sampingnya?

Baca juga: Heboh Video Gisel Cuma 13 Detik, Ditonton 20 Juta Kali, Gisel: Masih Bisa Ternyata

Langkah tersebut, sebagai upaya polisi mengungkap jaringan narkoba GM.

"Secara global saja, Sumatera Utara, karena mereka inikan jaringan, kalau mereka tahu, mereka akan berupaya menghilangkan komunikasi dan barang bukti," ungkap Ihsan.

Ihsan berharap, dari kolaborasi ini pihaknya menemukan titik terang untuk mengungkap penyuplai sekaligus penerima puluhan kilogram ganja tersebut.

"Semoga dari kolaborasi ini,  jaringan yang lebih di atasnya lagi bisa diungkap," kata Ihsan.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved