Breaking News:

bangka pos hari ini

Siput Gunggung Diborong Pengunjung, Hewan Laut Yang Langkah, Tidak setiap Hari Didapat Nelayan

Siput Gunggung saat ini bisa dikatakan cukup langka keberadaannya, karena tidak setiap hari bisa ditangkap nelayan

Editor: Agus Nuryadhyn
Bangkapos.com/edwardi
Para pengunjung Pantai Tanjung Putat Belinyu memborong Siput Gunggung yang dijual nelayan di pinggiran jalan. 

BANGKAPOS.COM - Para nelayan yang melaut dari Pantai Tanjung Putat Kelurahan Mantung Kecamatan Belinyu terlihat mulai menjajakan Siput Gunggung (Siput Gonggong) sejak dua hari terakhir ini. Siput Gunggung merupakan hewan laut khas Teluk Kelabat yang rasanya enak.

Siput Gunggung saat ini bisa dikatakan cukup langka keberadaannya, karena tidak setiap hari bisa ditangkap nelayan dan hanya muncul pada musim cuaca tertentu saja.

"Baru dua hari ini jual Siput Gunggung, baru muncul keberadaannya. Memang sudah cukup lama tidak ada yang jual Siput Gunggung ini," kata Nurdin, Penjual Siput Gunggung di Pantai Tanjung Putat Kelurahan Mantung Kecamatan Belinyu, Minggu (5/9/2021).

Baca juga: Alasan Najwa Shihab Soroti Pembebasan Saipul Jamil, Tanggapan Sang Pedangdut : Gue Bodo Amat

Baca juga: Tunjukkan Kepedulian Kepada Nurul Badiah, Merdeka FC Toboali Berikan Bantuan dan Dukungan

Nurdin menjual Siput Gunggung dengan harga Rp50 ribu untuk 100 butir dalam satu kantong plastik.

"Kalau kami di sini menjualnya 100 butir Rp50 ribu dalam satu kantong plastik, bukan dijual per kg, kami jualnya hitungan per butir bukan per berat," ujar Nurdin.

Nurdin mengaku Siput Gunggung ini didapatkan dari hasil memukat dengan jaring di daerah perairan laut Pulau Kelapa dan sekitarnya di perairan Teluk Kelabat ini.

"Tadi anak buah saya turun melaut sekitar pukul 05.30 WIB dan pulang sekitar pukul 10.00 WIB. Hari ini kita dapat sekitar 900 butir atau 9 kantong, lumayanlah pak," jelas Nurdin.

Baca juga: Algafry Minta Desa Siapkan Satu Guru Penghafal Al-Quran

Sementara itu Nunun, warga Sungailiat Kabupaten Bangka mengaku sengaja datang ke Pantai Tanjung Putat ini bersama teman temannya usai pulang menghadiri kondangan acara pernikahan di Belinyu.

"Kita sekalian ke sini mau membeli Siput Gunggung dan juga ingin melihat wisata Masjid Apung yang baru selesai dibangun di Pantai Tanjung Putat ini," katanya.

Menurutnya makanan Siput Gunggung ini hanya bisa ditemukan ada di daerah Belinyu ini dan juga sudah sangat jarang atau susah sekali mendapatkannya.

"Kebetulan hari ini ada yang menjualnya, jadi kita borong semuanya untuk oleh oleh pulang ke rumah," ujarnya.

Baca juga: Luas 17 Ha Lahan Desa Tuik Sudah Ditanami Mangrove

Dilanjutkannya, cara memasak Siput Gunggung ini cukup mudah, setelah siput dicuci bersih lalu direbus dengan sedikit garam, setelah mendidih dibiarkan sebentar langsung ditiriskan saja.

"Memakannya cukup dicocol dengan sambel asam manis saja, rasanya enak dan nikmat," tukasnya. (edw)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved