Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Stok Vaksin Covid-19 di Bangka Tengah Terbatas, Dinkes Berharap Ada Tambahan dari Pihak Lain

Dinas Kesehatan Bangka Tengah terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi di wilayahnya, termasuk melibatkan berbagai unsur dalam penyediaan vaksin.

Penulis: Sela Agustika | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Sela Agustika
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah Zaitun 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi di wilayahnya, termasuk melibatkan berbagai unsur dalam penyediaan stok vaksin.

"Memang stok vaksin kita terbatas dan capaian vaksinasi di kita juga masih rendah, oleh karena itu kita saat ini tidak hanya menunggu stok dari pemerintah saja, tetapi kita juga melibatkan berbagai unsur dalam mendapatkan stok vaksin ini, baik itu TNI Polri, fraksi-fraksi, dan perusahaan," ungkap Pelaksana Tugas(Plt) Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun.

Ia mengatakan, saat ini stok vaksin yang ada di wilayahnya sebanyak 6.000 dosis yang telah tersebar di berbagai fasilitas kesehatan yang ada di wilayahnya.

Baca juga: Kabar Gembira, Bupati Bangka Batalkan Wacana Pemotongan Gaji Honorer dan TPP ASN

Baca juga: Pria Bertato dan Mantan Preman Ini Lamar Wanita Penghapal Al-Quran, Ayahnya Beri Reaksi Tak Terduga

Baca juga: RESMI Info Terkini PPKM Jawa Bali Diperpanjang Sampai 13 September, Luar Jawa Bali 20 September 2021

"Total stok saat ini ada 6.000 dosis yang terdiri dari vaksin jenis Sinovac dan Moderna, tetapi dosis ini untuk pelaksanaan tahap satu dan dua," ujar Zaitun kepada Bangkapos.com, Senin (6/9/2021).

Kata Zaitun, untuk vaksinasi jenis Moderna dalam pelaksanaanya pihaknya akan meprioritaskan kepada orang dengan komorbid dan ibu hamil yang rencannya akan segera disalurkan ke masyarakat dalam waktu dekat.

"Untuk vaksin Moderna ini kita prioritaskan bagi orang dengan komorbid, kan kasian orang dengan komorbid tidak bisa divaksin. Dengan adanya vaksin Moderna yang memiliki autoimun, maka orang dengan komorbid dapat di vaksin, termasuk juga ibu hamil," kata Zaitun.

Ia berharap kedepan dengan ketersedian vaksin yang ada mampu memfasilitasi dsn meningkatkan minat masyarkat untuk mengikuti vaksin Covid-19.

"Saat ini memang capaian vaksinasi kita masih rendah dan kita terus berupaya supaya ini bisa segera dilakukan agar terbentuk imun kelompok," tuturnya.

(bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved