Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Takut Jarum Suntik Saat Divaksin, Siswa SMA di Pangkalpinang Ini Sampai Dipegang Dua Polisi

Saat hendak divaksin remaja umur 16 tahun ini malah merasa ketakutan ketika melihat jarum suntik karena memiliki pengalaman buruk.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: khamelia
(Bangkapos/Cepi Marlianto)
Khairan (16) terpaksa dipegang erat oleh Kapolsek Gerunggang, Iptu Amri dan kepalanya ditolehkan oleh Kabag Ops Polres Pangkalpinang AKP Andri saat hendak divaksin Covid-19 karena takut dengan jarum suntik, di Masjid Raya Tua Tunu Indah, Pangkalpinang, Senin (6/9/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Ratusan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung antusias sangat antusias saat hendak menerima suntikan vaksin Covid-19 tahap pertama.

Mereka bahkan rela antre untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac di Masjid Raya Tua Tunu, Kelurahan Tua Tunu Indah, Kecamatan Gerunggang, Senin (6/9/2021).

Seperti halnya yang dialami M. Khairan Lintang seorang siswa yang duduk di kelas XI SMA Negeri 3 Pangkalpinang.

Ia rela mengantre setengah jam lebih awal sebelum pelaksanaan vaksinasi dibuka pada pukul 08.00 WIB.

Baca juga: RESMI Info Terkini PPKM Jawa Bali Diperpanjang Sampai 13 September, Luar Jawa Bali 20 September 2021

Namun sayangnya, saat hendak divaksin remaja umur 16 tahun ini malah merasa ketakutan ketika melihat jarum suntik karena memiliki pengalaman buruk.

Bahkan Khairan berusaha mengelak hingga berteriak histeris saat petugas kesehatan hendak menyuntikan jarum suntik ke lengannya.

Terpaksa ia pun harus ditenangkan dan dipegangi erat oleh Kapolsek Gerunggang, Iptu Amri dan kepalanya ditolehkan oleh Kabag Ops Polres Pangkalpinang AKP Andri.

Alhasil Khairan dapat mengalahkan rasa takutnya untuk menerima vaksinasi Covid-19.

“Takut jarum suntik, karena ada pengalaman buruk waktu SD sama jarum suntik saat menerima vaksin juga,” kata Khairan kepada Bangkapos.com.

Baca juga: Larang Saipul Jamil Tampil di Acara Ayu Ting Ting Cs, Fans Lapor Pak Galang Penolakan

Dikatakan Khairan sebenarnya dirinya sangat antusias saat hendak menerima vaksin Covid-19. Akan tetapi karena memiliki rasa trauma dirinya merasa takut saat divaksin.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved