Breaking News:

Opini

Yang Kemarin Lebih Aktual

Memori dan nalar manusia terus mengalami kesadaran yang makin meningkat, hingga kemudian disebutnya sebagai "peradaban" (civilization)

Editor: Agus Nuryadhyn

Muhamad Pauji 

Esais dan Kritikus Sastra

BANGKAPOS.COM - Evolusi kesadaran manusia sebagai makhluk berbahasa makin dipercepat prosesnya melalui kelahiran buku.

Diawali dengan penemuan papirus sebagai alat tulis beberapa abad sebelum Masehi.

Memori dan nalar manusia terus mengalami kesadaran yang makin meningkat, hingga kemudian disebutnya sebagai "peradaban" (civilization).

Di abad- abad sesudah Masehi, kelahiran media cetak dalam bentuk lembaran, telah melejitkan bahasa bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi sekaligus meliputi ekspresi, mimik, hingga imajinasi.

Pada era inilah kemampuan otak manusia menunjukkan powerful nya, disusul dengan berbagai penemuan teknologi, industri, yang kemudian memekarkan suatu zaman yang disebut "modernisasi".

Baca juga: PPKM Berakhir Hari Ini, Apakah Diperpanjang? Jokowi Ungkapkan Kunci Agar Covid-19 Tak Melonjak

Pemekaran zaman modernisasi meniscayakan lahirnya era digital saat ini.

Segala obsesi manusia akan kecepatan dan percepatan, kepraktisan dan segala simplifikasi lainnya, memunculkan suatu kesadaran baru yang makin mengubah pola pikir manusia mengenai hakikat ruang dan waktu.

Lalu, bagaimana dan di mana posisi para sastrawan berikut karya- karya yang dilahirkannya?

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved