Breaking News:

Berita Sungailiat

Jembatan Darurat Sinli Desa Jurung Roboh, Satu Truk Bermuatan Sawit Nyaris Terjun ke Sungai

Truk bermuatan sawit terperosok di jembatan Sinli, desa Jurung, Kecamatan Merawang, Bangka, Selasa (7/9/202) siang.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: El Tjandring
(Ist/PUPR Bangka)
Sebuah truk Bermuatan sawit terperosok di jembatan darurat sinli, Desa Jurung, Merawang, Bangka, Selasa (7/9/2021) siang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Truk bermuatan sawit terperosok di jembatan Sinli, desa Jurung, Kecamatan Merawang, Bangka, Selasa (7/9/202) siang.

Sementara itu, terlihat beberapa warga turut membantu proses evakuasi dan pemindahan muatan dari truk sawit dengan nomor polisi BN 8482 TA tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangka, Ismir Rachmaddinianto langsung melakukan peninjauan di lokasi kejadian.

"Tadi baru dari sana, dan tadi para warga ikut bantu evakuasi dan mindahin muatan sawitnya," kata Ismir saat dihubungi Bangkapos.com, Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Gaji Honorer dan TPP ASN Bangka Batal Dipotong, Banggar DPRD Minta Tim Anggaran Berhemat

Ia mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa ataupun korban luka dalam kejadian tersebut.

"Aman-aman semuanya, supirnya juga enggak kenapa-kenapa," ungkapnya.

Ismir mengatakan bahwa setiap hari jembatan darurat berbahan kayu tersebut dijadikan akses masyarakat dan truk-truk bermuatan sawit melintas.

Baca juga: BREAKING NEWS, Alami Laka Tunggal di Jalan Kerabut Pangkalpinang, Perempuan Tewas, Ini Ciri-Cirinya

Baca juga: Video Anak Kehilangan Ibu Beredar Saat Viral Lakalantas di Kerabut yang Renggut Nyawa Wanita Muda

Baca juga: Tabrakan Maut di Jalan Kerabut Pangkalpinang, Ibu Rumah Tangga Tewas, Diduga karena Tak Pakai Helm

Diakunya jembutan tersebut merupakan akses ke perkebunan sawit dan beberapa pemukiman warga.

"Ada sekitar 30 KK yang tinggal dekat daerah perkebunan sawit tersebut, dan jembatan darurat ini pun setiap hari dilewati truk-truk bermuatan hingga belasan ton.

Cuma kebetulan aja truk yang ini terperosok walaupun berat muatannya hanya sekitar 5 ton," jelasnya.

Menurut Ismir jembatan darurat berbahan kayu tersebut telah dibangun oleh Dinas PUPR Kabupaten Bangka pada tahun 2018 silam.

Baca juga: Dindik Bangka Segera Memulai Belajar Tatap Muka SD dan SMP Meski PPKM Level 4, Ini Pertimbangannya

"Sebenarnya tahun ini sudah ada untuk perbaikan jembatan tersebut sehingga dapat menjadi lebih layak, namun karena ada refocusing anggaran makanya jadi tertunda pembangunannya," pungkasnya.

Tahun depan, pihaknya akan kembali menganggarkan pembagunan jembatan tersebut agar akses masyarakat menjadi lebih mudah.

"Tahun depan semoga dapat kita bangun jadi jembatan aspal yang kokoh, sehingga masyarakat enggak perlu risau kalau mau melintas," tuturnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved