Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pentingnya Pengelolaan dan Penataan Arsip, Sub Bagian Kepegawaian Kunjungi LPKA Pangkalpinang

Menurutnya, setiap organisasi maupun kantor pasti memiliki dokumen sebagai output dari beragam kegiatan yang dilakukan baik arsip statis maupun arsip

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
ist Humas LPKA Pangkalpinagn Redi dan Enggar.
Edukasi Pentinganya Arsip, Sub Bagian Kepegawaian Kemenkumham Babel Kunjungi LPKA Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jajaran Sub Bagian Kepegawaian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bangka Belitung (Kemenkumham Babel) mengunjungi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang dalam rangka melakukan monitoring terkait pengelolaan dan penataan arsip, Selasa (7/9/2021).

Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Arsiparis Bagian Kepegawaian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bangka Belitung (Kemenkumham Babel) Lisa mengatakan tentang pentingnya pengelolaan dan penataan arsip bagi keberlangsungan kehidupan suatu organisasi, dimulai sejak organisasi berdiri hingga melaksanakan tugas keseharian, dari masa ke masa.

Baca juga: Buruan Hanya Dua Hari, Paket Internet Telkomsel 50 GB Harganya Cuma Segini

Menurutnya, setiap organisasi maupun kantor pasti memiliki dokumen sebagai output dari beragam kegiatan yang dilakukan baik arsip statis maupun arsip dinamis.

"Setiap dokumen yang dikeluarkan atau diterima oleh organisasi atau kantor tentunya mempunyai nilai informasi yang penting seperti bukti otentik, sumber dokumentasi serta bahan dasar pengambilan keputusan maupun kebijakan," kata Lisa dalam rilis LPKA Kota Pangkalpinang kepada Bangkapos.com, Selasa (7/9/2021).

Dengan demikian, Lisa menyebut dokumen-dokumen tersebut harus dikelola dan ditata dengan sebaik mungkin agar dapat ditemukan dengan mudah, cepat dan dalam kondisi yang baik.

"Mumpung LPKA Pangkalpinang masih belum lama beroperasi, arsip yang ada belum begitu banyak, maka pengelolaan dan penataan arsip akan jauh lebih mudah. Mulailah dari hal kecil dan sejak dini, hingga kedepannya semua arsip tersimpan dan tertata dengan rapi dan mudah ditemukan kembali," sebutnya.

Selanjutnya Lisa menjelaskan penempatan arsip harus sesuai dengan klasifikasi arsip dan berurutan sesuai kronologis waktu arsip tersebut dibuat maupun diterima.

Baca juga: Utang Indonesia Membengkak Tembus Rp6.570,17 triliun, Satu Warga Tanggung Utang Rp24,25 juta

Terpisah, Kepala LPKA Kelas II Pangkalpinang menuturkan bahwa sebagai instansi pemerintah sudah seharusnya kita dapat mengelola dan menata semua dokumen atau arsip yang ada dengan sebaik mungkin serta mengetahui kapan suatu arsip dapat dilakukan penyusutan hingga pemusnahan.

"Jangankan organisasi atau instansi, setiap orang juga memiliki arsip pribadi masing-masing yang harus dikelola dan ditata sedemikian rupa agar ketika diperlukan dapat ditemukan dengan mudah dan nilai informasi yang ada di dalamnya masih utuh dan dapat dijadikan sebagai bukti otentik yang sah," ujar Nanang.

Menurutnya, berkaitan dengan arsip bukanlah hal baru, namun sudah ada dalam kehidupan kita sehari-hari.

"Yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana kita mengelola dan menata arsip-arsip tersebut sesuai dengan cara dan ketentuan yang ada," tambahnya.

Sementara itu, Kasubag Umum LPKA Kota Pangkalpinang yang membidangi kearsipan Fajrin menyampaikan bahwa LPKA Pangkalpinang akan berkoordinasi secara intens dan berkelanjutan dengan Sub Bagian Kepegawaian Kanwil Kemenkumham Babel.

"Terkait pengelolaan dan penataan arsip sehingga kedepannya semua dokumen arsip yang ada di LPKA Pangkalpinang dapat tertata dengan rapi dan nilai informasi yang terkandung didalam arsip tersebut terjamin keselamatan dan keamanannya," sebut Fajrin.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved