Breaking News:

Buat Kondisi Mulut tak Nyaman, Ini Penyebab Sariawan dan Cara Menanganinya

Sariawan alias luka di mulut atau gusi mungkin memang kecil, namun rasa sakit yang ditimbulkannya luar biasa.

Editor: Ajie Gusti Prabowo
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Sariawan alias luka di mulut atau gusi mungkin memang kecil, namun rasa sakit yang ditimbulkannya luar biasa.

Tak hanya itu, sariawan juga membuat penderitanya malas makan, hingga tidak nyaman berbicara karena menimbulkan bau tak sedap.

Lalu, apa yang menyebabkannya dan bagaimana cara menangani atau mencegahnya?

Penyebab
Sariawan memiliki banyak penyebab, seperti cedera kecil akibat perawatan gigi, menyikat gigi terlalu kencang, cedera akibat olahraga, atau tidak sengaja tergigit.

Bahkan, pasta gigi dan obat kumur yang berisi sodium lauryl sulfate pun bisa menyebabkannya.

Selain itu, makanan yang asam seperti stroberi, jeruk, dan nanas atau cokelat dan kopi juga bisa menyebabkan sariawan.

Kekurangan vitamin, terutama vitamin B-12, seng, folat, dan zat besi, alergi, kawat gigi, perubahan hormon saat menstruasi, stres, serta infeksi juga dapat memicu sariawan.

Selain itu, sariawan juga bisa menjadi tanda awal penyakit yang lebih serius, seperti penyakit celiac (suatu kondisi di mana tubuh tidak dapat mentolerir gluten), radang usus, diabetes mellitus, dan HIV/AIDS.

Tipe dan gejala Ada tiga tipe sariawan, yaitu minor, major, dan herpetiform. Sariawan minor memiliki bentuk oval atau bulat kecil yang biasanya akan sembuh dalam satu hingga dua minggu dan tak meninggalkan bekas.

Lalu, sariawan major memiliki bentuk besar dan lebih dalam. Biasanya, ujung luka tidak beraturan dan membutuhkan waktu hingga enam minggu untuk sembuh serta dapat menimbulkan bekas luka jangka panjang.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved