Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Tiga Pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka Meninggal Dunia Hari Ini, Total Sudah 328 Kasus Kematian

Tiga pasien laki-laki warga Kabupaten Bangka meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19 Rabu (8/9/2021).

Penulis: deddy_marjaya | Editor: El Tjandring
TribunVideo/Radifan Setiawan
ILUSTRASI Virus Corona/Covid-19 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tiga pasien laki-laki warga Kabupaten Bangka meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19 Rabu (8/9/2021).

Sementara terjadi penambahan kasus positif sebanyak 82 orang dan yang selesai menjalani isolasi sebanyak 105 orang.

"Ada 3 warga meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 semuanya berjenis kelamin laki- laki," kata Boy Yandra, Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Warga Kabupaten Bangka yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 antara lain LDT (62) laki laki warga Kuday Kecamatan Sungaliat, A (58) laki laki warga Kampung Nelayan Kecamatan Sungailiat, dan W (69) laki laki warga Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu.

Baca juga: Tak Perlu Tes PCR untuk Terbang dari dan ke Babel, Cukup Tunjukkan Hasil Tes Antigen dan Dokumen Ini

Total warga Kabupaten Bangka yang terkonfirmasi positif Covid-19 sejak pendemi berlangsung sebanyak 9.316 orang, sembuh 8.244 orang dan meninggal dunia 328 orang.

Warga yang masih dirawat baik di rumah sakit, karantina maupun Isoter sebanyak 746 orang.

Total bayi yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 38 orang dan balita 348 orang.

Untuk PCR Kabupaten Bangka telah melaksanakan sebanyak 16.355 kali.

Baca juga: Ingat Nur Khamid yang Nikahi Polly Alexandria Bule Inggris, Istri Dikabarkan Berselingkuh

Baca juga: Dihasut dan Diancam KNPB, Masyarakat 24 Kampung di Maybrat Papua Barat Lari ke Hutan

Baca juga: BARU, Syarat Terbang Menuju ke dan di Provinsi Bangka Belitung Tak Harus Lampirkan Hasil Tes PCR

Menurut Boy Yandra kondisi di Kabupaten Bangka walaupun terus melandai namun terkadang naik turun. Ini perlu dukungan masyarakat untuk tetap melaksanakan prokes Covid-19 dalam beraktifitas mencegah penularan dan penyebaran Covid-19.

"Tetap laksanakan prokes Covid-19 karena masih berlangsung penyebaran dan penularan Covid-19 saat ini," kata Boy Yandra.

Termasuk melaksanakan SOP Covid-19 saat kontak langsung dengan yang positif Covid-19 melapor dan melaksanakan rapid tes antigen.

Merasa demam, batuk dan filek segera memeriksakan ke pelayanan kesehatan.

"Jika masyarakat mendukung penuh dengan melaksanakan prokes dan melaksanakan SOP Covid-19 penularan dan penyebaran Covid-19 dipastikan dapat diminimalisir," kata Boy Yandra.

(bangkapos.com/deddy marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved