Breaking News:

Turunkan Risiko Kematian, Ini Pentingnya Jalan Kaki 7.000 Langkah Per Hari

Penelitian baru menyebutkan bahwa berjalan kaki sekitar 7.000 langkah per hari akan menurunkan risiko kematian dalam 11 tahun ke depan.

Editor: Ajie Gusti Prabowo
freepik.com/jcomp
Olahraga jalan kaki 

BANGKAPOS.COM - Jika berjalan kaki adalah hobimu, pertahankan. Atau jika bisa, tingkatkan.

Pasalnya, sebuah penelitian baru menyebutkan bahwa berjalan kaki sekitar 7.000 langkah per hari akan menurunkan risiko kematian dalam 11 tahun ke depan, terlepas dari apa penyebabnya.

Angka penurunan risiko itu pun cukup fantastis, 50 hingga 70 persen. Penelitian yang dibuat baik bagi pria dan wanita ini juga menunjukkan bahwa langkah cepat belum tentu lebih baik.

Sebab, intensitas langkah, atau jumlah langkah per menit, tidak mempengaruhi risiko kematian.

Menurut Amanda Paluch, asisten profesor di departemen kinesiologi Universitas Massachusetts sekaligus pemimpin penelitian, perangkat penghitung langkah seperti smartwatch yang beredar di pasaran saat ini dapat menjadi alat yang berguna untuk memantau aktivitas masyarakat umum dan untuk komunikasi pasien-dokter.

"Langkah per hari adalah metrik yang sederhana dan mudah dipantau. Lalu, melangkah lebih banyak per harinya mungkin akan lebih baik bagi kesehatan," ujarnya.

Paluch pun menambahkan bahwa 7.000 langkah per hari mungkin akan menjadi target mereka yang belum mencapainya.

"Kami juga menemukan bahwa makin banyak langkah yang dilakukan per harinya, risiko kematian akan semakin menurun secara bertahap, apalagi jika meningkatkannya hingga 10.000 langkah per hari," ujarnya.

Hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal JAMA Network Open pada 3 September lalu ini rupanya menarik perhatian dua dokter yang tidak terlibat.

"Penelitian yang bagus dengan pesan yang hebat: 'Hidup lebih panjang, berjalan kali lebih banyak,'" ujar Dr. Guy Mintz, direktur kesehatan jantung Northwell Health di Sandra Atlas Bass Heart Hospital di Manhasset, New York.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved