Breaking News:

Berita Pangkalpinang

20 Finalis Duta Wisata Kota Pangkalpinang Kunjungi Kantor Bangka Pos

Kunjungan tersebut dalam rangka kegiatan pemilihan duta wisata Kota Pangkalpinang tahun 2021 "Wonderful Pangkalpinang, Reviving Tourism".

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Andini Dwi Hasanah
20 finalis Duta Wisata Kota Pangkalpinang mengunjungi kantor Bangka Pos, Kamis (9/9/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- 20 finalis Duta Wisata Kota Pangkalpinang mengunjungi kantor Bangka Pos, Kamis (9/9/2021).

Kunjungan tersebut dalam rangka kegiatan pemilihan duta wisata Kota Pangkalpinang tahun 2021 "Wonderful Pangkalpinang, Reviving Tourism".

Kedatangan 20 finalis duta wisata Kota Pangaklpinang disambut langsung oleh Pimpinan Redaksi Bangka Pos Ibnu Taufik Juwariyanto dan Manager Peliputan Bangka Pos Rusmiadi.

Kunjungan tersebut juga melihat langsung proses pengeditan berita online dan video Bangka Pos.

Pimpinan Redaksi Bangka Pos Ibnu Taufik Juwariyanto sempat memberikan arahan kepada duta wisata tersebut.

Kata Taufik, saat ini Bangka Pos bukan hanya media cetak koran saja namun sudah bertransformasi ke digital.

Menurutnya, koran cetak sekarang sebagai konfirmasi terakhir dari apa yang ada di online.

Baca juga: KONI Akui Gaji Atlet Sempat Tertunda Lima Bulan, Elfandi: Sempat Ngutang, Sekarang Sudah Clear

Baca juga: Jauh Sebelum Dituduh Selingkuh, Ibunda Nur Khamid Pernah Bocorkan Kelakuan Polly Alexandrea

"Kenapa koran masih ada sampai sekarang, karena masing ada trusting (mempercayai) yang ada diflatphone berita, akan tetapi print ini lambat laun akan tergerus, dan utamanya soal gaya kita yang lebih mudah menggunakan gadget. Sekarang menggunakan gadget jauh lebih praktis ini yang membuat print semakin tergerus," ujar Taufik.

Kata Taufik, saat ini dalam perkembangannya platphone digital Bangka Pos bukan hanya pada laman web saja, tapi sudah menyajikan platform video di beberap sosial media.

"Jadi bukan hanya Bangkapos.com saja tapi kita sudah beranjak ke video, di era milenial ini kita akan terus berubah, kuncinya adalah bukan siapa yang paling besar dan bertahan tapi yang bisa mensiasati perubahan itulah yang bertahan," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved