Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ada 19 Orang Ibu Hamil Meninggal Karena Covid-19, Anggota DPRD Babel Ini Minta Vaksinasi Lebih Masif

Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat angka kematian ibu hamil karena Covid-19 ada sebanyak 19 orang

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung, Dody Kusdian 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat angka kematian ibu hamil karena Covid-19 ada sebanyak 19 orang hingga tanggal 1 September 2021.

Menyikapi kondisi ini, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung, Dody Kusdian meminta agar pemerintah provinsi untuk melakukan percepatan vaksinasi Covid-19  bagi ibu hamil.

Menurutnya, serangan virus corona ini tidak hanya menyerang ibu hamil, tetapi orang pada umumnya, tetapi terhadap orang yang rentan memang perlu memberikan perlindungan.

"Salah satu perlindungan ini dengan vaksinasi yang kami harapkan lebih masif lagi dilakukan dan sistematis," ujar Dody, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Dari 1 September 2021, Kasus Kematian Ibu Hamil Karena Covid-19 di Babel Tercatat Ada 19 Orang

Baca juga: Rika Sempat Takut Disuntik Vaksin Covid-19, 97 Warga Binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang Divaksin

Namun, dia menilai saat ini vaksinasi Covid-19 yang dilakukan masih belum sistematis dan hanya menyasar beberapa kalangan.

"Mohon maaf, vaksin ini terkesan lebih kepada politis, bukan hanya secara sistem yang baik, contoh saja untuk kebutuhan vaksin di Babel, berapa sih yang terpenuhi?. Apakah semua diberikan dari dinas kesehatan, ternyata tidak, ada yang lewat partai politik, padahal itu bisa dilakukan dengan benar,"  beber Dody.

Dia juga berharap dalam percepatan vaksinasi ibu hamil ini untuk menekan angka kematian, ada perhatian khusus dari pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten atau kota.

"Kami menyarankan, lakukan vaksinasi lebih masif sehingga herd immunity segera tercapai, pemerintah pusat juga berikan vaksin sesuai kebutuhan daerah itu," kata Dody.

Sebelumnya, Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Bangka Belitung dr H Muhammad Brizain, SPOG mengatakan vaksinasi untuk ibu hamil ini sangat penting.

Baca juga: Pemprov Bangka Belitung Jangan Hanya Mengakui Pulau Tujuh, Pakar Hukum: Lakukan Legislative Review

Baca juga: Target Vaksinasi Covid-19 Pelajar SMP di Kabupaten Bangka 14.473 Orang,Baru Terealisasi 41.59 Persen

Berdasarkan data yang tercatat dari POGI Cabang Babel, baru 168 orang ibu hamil yang sudah menerima vaksinasi hingga tanggal 6 September 2021.

"Sebagian besar yang positif Covid-19 ibu hamil ini belum divaksinasi, memang dulu belum ada data yang menyebutkan vaksinasi itu aman untuk ibu hamil dan janin. Sekarang sudah ada penelitian yang menyebutkan aman," kata dr Brizain.

Sehingga, untuk mengencarkan vaksinasi sudah digelar pencanangan vaksinasi covid-19 untuk Ibu Hamil Indonesia yang dilakukan untuk pertama kali di Centra Vaksinasi RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, Kamis (19/8/2021) lalu.

"Biasanya ibu hamil meninggal itu biasanya 8 orang per tahun, sekarang meningkat, tentu ini mengkhawatirkan sekali, maka ikhtiar kita saat ini vaksinasi dari ibu hamil usia 13 minggu sampai cukup bulan," katanya.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved