Breaking News:

Sinergitas Dinkes Bangka Belitung Melalui Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana

Gubernur Kepulaun Bangka Belitung (Babel), diwakili Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Budi Utama

Editor: nurhayati
Dinas Kesehatan Babel
Rapat Konsultasi Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tingkat Provinsi Tahun 2021 di Bangka City Hotel Pangkalpinang, Rabu (08/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Kepulaun Bangka Belitung (Babel), diwakili Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Budi Utama membuka kegiatan Rapat Konsultasi Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tingkat Provinsi Tahun 2021 di Bangka City Hotel Pangkalpinang, Rabu (08/9/2021).

Gerakan PKK adalah gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah, pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, lahir dan batin, melalui prinsip pemberdayaan dan partisipasi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (saat ini menjadi Dinas Sosial dan PMD) bekerja sama dengan TP PKK Provinsi telah melaunching program SI CENTING (Siap Cegah Stunting) pada tahun 2020, salah satunya dengan membuat program pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal bagi peserta posyandu di lokus stunting prevalensi diatas 20%, sekaligus mengajarkan kepada orang tua tentang potensi makanan bergizi di daerahnya.

“Diharapkan program SI CENTING dapat dilanjutkan di tingkat kabupaten/kota guna mempercepat penanganan stunting di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung” ungkap Budi Utama.

“Kami sebagai tuan rumah menyambut baik agar dapat terlaksana kegiatan ini walaupun di era pandemi Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan serta diharapkan dalam kegiatan ini dapat menyatukan persepsi serta mensinergikan rencana program dan kegiatan Tim Penggerak PKK provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung”  ungkap  Monica Haprinda, Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang selaku tuan rumah kegiatan Rakon PKK.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Hj. Melati Erzaldi, SH.

‘Saya kembali mengajak kita semua agar dapat menjadikan seluruh Tim Penggerak PKK dan kader PKKk sebagai suatu kekuatan dahsyat dalam mengurangi dan mengentaskan stunting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan melakukan berbagai upaya, dimulai melalui dasawisma, agar para kader PKK dan dasawisma ikut terus memantau perkembangan 1.000 Hari Pertama Kehidupan secara aktif dan melakukan tindakan pencegahan berupa peduli terhadap ibu hamil, dengan selalu mengingatkan keluarga maupun tetangga sekitar yang hamil, apakah melakukan pemeriksaan kehamilan dan memperhatikan asupan gizi yang baik“ ajak Melati.

Dalam sambutannnya Melati juga menyampaikan bahwa kegiatan ini mengingatkan kembali agar kita menjadi barisan terdepan dalam memperketat protokol kesehatan melalui 5M.

Isu saat ini bukan hanya Covid-19, juga erat kaitannya dengan isu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

“Ternyata Covid-19 ini berkaitan dengan GERMAS bersinergi dengan dinas kesehatan. Isu lainnya terkait stunting. Bahwa stunting di Babel ini masih ada, walaupun angkanya di bawah angka nasional. Selain itu pelaksanaan posyandu dimasa pandemi ini harus tetap aktif dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat” harap Melati.

Peserta kegiatan adalah Ketua, Sekretaris, anggota Pokja I sampai IV TP PKK Kapupaten/Kota dan Ketua TP PKK Kecamatan Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta anggota TP PKK Desa/Kelurahan Se-Kota Pangkalpinang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved