Breaking News:

WAWANCARA KHUSUS: Prof Mukti Sebut Komisi Yudisial Bangun Kepercayaan Publik pada Peradilan

Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Prof. Dr. Mukti Fajar Nur Dewata SH, MHum berkunjung ke Bangka Belitung.

Penulis: Widodo | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Widodo
Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Prof. Dr. Mukti Fajar Nur Dewata SH, MHum saat di acara dialog ruang tengah yang dipandu oleh Pemimpin Redaksi Bangka Pos, Ibnu Taufik Juwariyanto, Rabu (8/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Prof. Dr. Mukti Fajar Nur Dewata SH, MHum berkunjung ke Bangka Belitung sekaligus menyempatkan diri datang ke kantor Bangka Pos Group.

Bangka Pos telah melakukan wawancara khusus ke Prof. Dr. Mukti Fajar Nur Dewata SH, dalam acara dialog ruang tengah yang dipandu langsung oleh Pemimpin Redaksi Bangka Pos, Ibnu Taufik Juwariyanto, Rabu (8/9/2021) sore.

Berikut wawancara yang disajikan dalam bentuk Q dan A:

Komisi Yudisial itu sebenarnya apa?

Komisi Yudisial lahir di era reformasi untuk membangun kepercayaan publik terhadap kredibilitas peradilan. Komisi Yudisial ini menjadi satu di antara lembaga negara yang tugasnya memilih hakim agung dan menjaga martabat atau kesejahteraan hakim.

Fokus tugasnya melakukan pengawasan terhadap hakim, mensupport kapasitas hakim baik pemahaman maupun kesejahteraan dan advokasi hakim serta seleksi hakim.

Salah satu bagian tugas pokok Komisi Yudisial meningkatkan kapasitas kesejahteraan hakim?

Jadi bentuknya kita melakukan kontrol dan pengawasan situasi dan kondisi hakim sehingga kita sering berkunjung secara formal ke lembaga-lembaga peradilan. Kita survei, datangi, bagaimana hakim yang di pelosok sana, kesejahteraannya bagaimana lalu kita laporkan ke Mahkamah Agung.

Peluang masuknya godaan itu dari kesejahteraan, kemudian bisa dilihat dari tingkat kuantitas kasus. Dengan tingkat kasus tinggi kemungkinan akan ada godaan.

Komisi Yudisial itu elemennya dari mana saja, komisioner berapa dan bagiannya apa saja?

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved