Breaking News:

Berita Pangkalpinang

5 Jam Pencarian, Dugong Terdampar Akhirnya Ditemukan Dalam Kondisi Mati, Berat Capai 200 Kg

Seekor dugong yang terdampar di Pantai Pasir Padi Kota Pangkalpinang akhirnya berhasil ditemukan oleh Alobi Foundation bersama BKSDA Bangka Belitung.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
bangkapos.com/ist
Seekor Dugong Terdampar di Pantai Pasir Padi, Diduga Telah Dijual Rp100 Ribu Per Kilogram 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Seekor dugong yang terdampar di Pantai Pasir Padi Kota Pangkalpinang akhirnya berhasil ditemukan oleh pihak Alobi Foundation Bangka Belitung dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bangka Belitung.

Sebelum ditemukan, mereka melakukan penyelidikan dengan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket).

Hasilnya ada beberapa catatan untuk dilanjutkan dan dikoordinasikan dengan Direktorat Penegakan Hukum KLHK melalui Pos Gakkum di Kota Pangkalpinang.

Proses penemuan hewan yang dilindungi ini menghabiskan waktu sekira 5 jam.

Kepala Resort BKSDA Bangka Belitung, Seftian mengatakan dugong yang beratnya kira-kira 200 Kg ditemukan dalam kondisi mati pada jam 16.00 WIB di Dusun Tanah Merah, Desa Baskaran Bakti, Bangka Tengah.

"Saat ini kami sudah berhasil evakuasi dugongnya dan sedang menuju PPS Alobi untuk dikuburkan disana. Mati karrna terjerat jaring nelayan," ujar Seftian, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Aturan Baru Naik Pesawat untuk Lion Air September 2021, Termasuk Mobil dan Kereta

Baca juga: Nasabah BRI, BNI, Mandiri, BTN dan BSI Disuruh Cek Saldo ATM, Dapat Rp900 Ribu-3 juta Jika Ikut Ini

Baca juga: Syarat Naik Pesawat Terbaru Seluruh Maskapai Baik Domestik dan Internasional Mulai 7 September 2021

Sebelumnya diberitakan, hewan mamalia ini dibawa oleh warga yang belum diketahui identitas ke Kurau, Bangka Tengah dan diduga dijual seharga Rp100 Ribu per kilogram.

"Kita dapat info jam 10.00 WIB, posisinya di bawah klenteng turunan karaoke, kabarnya dijual sekilo Rp100 Ribu. Tapi ini belum jelas, nanti kalau sudah pasti dikabari lagi," katanya pagi tadi.

Setelah ditemukan dugong dan warga yang membawa, Dia belum dapat berkomentar banyak terkait dugaan dijual tersebut.

"Posisi BKSDA saat ini mengikuti aturan yang berlaku. Motif dan pelaku masih dalam proses pendalaman," katanya.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved