Breaking News:

bangka pos hari ini

97 Warga Binaan Divaksin di Lapas Perempuan Pangkalpinang

pencanangan vaksinasi untuk warga binaan ini sudah sejak bulan lal. Namun baru hari ini dapat terealisasikan.

Editor: Agus Nuryadhyn
bangkapos/andini dwi hasanah
97 Warga Binaan Lapas Perempuan Kota Pangkalpinang Ikut Vaksinasi Covid-19 

BANGKAPOS.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Pangkalpinang menggelar vaksinasi kepada 97 warga binaan di Ruang Pertemuan Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang, Kamis (9/9/2021) pagi.

Petugas Lapas pun mengatur satu demi satu warga binaan yang memasuki ruangan agar tak terjadi penumpukan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang, Nebi Viarleni mengatakan sebenarnya ada 123 orang yang saat ini sedang menjalani pembinaan di Lapas Perempuan ini,

Namun, hanya 97 orang yang dapat mengikuti vaksinasi atau yang memiliki NIK KTP.

Baca juga: 19 Ibu Hamil Meninggal Terpapar Covid-19, POGI Babel Minta Percepat Vaksinasi

Menurutnya, pencanangan vaksinasi untuk warga binaan ini sudah sejak bulan lal. Namun baru hari ini dapat terealisasikan.

"Kami mendukung program pemerintah dalam mempercepat target herd immunity, di Lapas jugakan ada masyarakat juga seperti miniatur masyarakat dalam skala kecil. Sesuai arahan Bapak Menteri dan Dirjen Pemasyarakatan agar segara melakukan vaksinasi bekerja sama dengan dinas terkait," ungkap Nebi.

Nebi mengatakan, saat ini pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas Tamansari untuk melakukan vaksinasi di Lapas.

"Kemarin kita juga sempat masih ada yang abis terpapar Covid 19, jadi menunggu dulu setelah tiga bulannya, Alhamdulillah respon cepat dari Puskesmas Tamansari bisa kita laksanakan setiap hari," jelasnya.

Baca juga: TKBM Senang Bisa Divaksin, Ditpolair Polda Babel Gelar Vaksinasi Massal

Ia berharap vaksinasi massal ini juga dapat menjaga warga binaan dari paparan Covid 19.

"Dengan telah dilakukannya vaksinasi ini herd immunity dapat terbentuk, kemudian kegiatan pembinaan di Lapas Perempuan bisa kembali normal, baik itu pembinaan keperibadian maupun kemandirian, terus kunjungan juga kita berharap agar bisa segera dilakukan," tuturnya.

Rika Rahim (31), warga binaan, mengaku sempat takut untuk mengikuti vaksinasi. Namun, setelah diberikan pemahaman oleh petugas vaksin dapat menjaga kekebalan tubuh, maka dirinya pun bersedia.

"Awalnya takut disuntik, akhirnya dikasih pemahaman oleh petugas dan bersedia. Semoga dengan vaksinasi ini bisa menjaga kita di Lapas Perempuan, aman berinteraksi dengan warga binaan lainnya," kata Rika.

Baca juga: ISO Tank Bantuan Kapolri, Tiba di Pelabuhan Pangkalbalam

Ia mengaku sudah rindu bertemu dengan keluarganya setelah hampir 1,5 tahun tak bertemu.

"Kalau dulukan sering dikunjungi menghilangkan rasa rindu kita, tapi sekarang hanya video call saja kadang telepon di wartel yang disediakan. Semoga dengan sudah divaksin ini bisa segera bertemu dengan keluarga," ujarnya. (t2)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved