Breaking News:

Ingat Thomas Beatie Pria yang Gemparkan Dunia Karena Bisa Hamil, Begini Kabarnya Sekarang

Setelah ditelusuri, rupanya Thomas bukanlah pria tulen, dirinya adalah wanita yang melakukan operasi pergantian kelamin menjadi pria

Penulis: M Zulkodri (CC) | Editor: M Zulkodri
Tribun Network
Ilustrasi hamil 

Walaupun merasa senang atas kabar kehamilan ini, Wyley mengaku dirinya masih merasa ketakutan dengan proses persalinannya.

"Aku takut sakit. Aku tidak akan berbohong tentang itu," sambungnya.

Dikutip dari GridPop.id melansir healthline, tidak semua orang yang dilahirkan sebagai perempuan (Assigned Female At Brith) akan mengidentifikasi diri mereka sebagai seorang perempuan begitupun sebaliknya.

Wanita yang seperti ini kemungkinan menggambarkan diri mereka sendiri sebagai transgender atau transmaskulin.

Walaupun mereka transgender, tetap saja mereka masih memiliki organ reproduksi perempuan, termasuk rahim dan ovarium.

Bagi mereka yang memilih untuk suntik testosteron seperti Wyley, menstruasi biasanya berhenti dalam waktu 6 bulan setelah memulai terapi penggantian hormon (HRT).

Baca juga: Atta Halilintar Minta Maaf dan Berikan Sanksi Buat Pemain AHHA PS Pati Lakukan Tendangan Kungfu

Agar bisa hamil, mereka harus menghentikan penggunaan ini.

Namun, tetap saja masih ada kemungkinan lelaki transgender yang suntik hormon testosteron untuk hamil, terlebih ketika mereka melakukan hubungan intim tanpa pengaman.

Karena kurangnya penelitian dan variasi dalam fisiologi individu, masih belum sepenuhnya jelas seberapa efektif penggunaan testosteron sebagai metode pencegahan kehamilan.

Bagaimana dengan persalinan mereka? menurut sebuah hasil survei, orang-orang transgender lebih memilih melahirkan dengan cara operasi sesar.

Sebanyak 25% orang yang melakukan sesar ada kemungkinan merasa kurang nyaman dengan persalinan pervaginam atau persalinan normal.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved