Breaking News:

Jadi Sarang Bakteri, Ini 4 Dampak Buruk Malas Mengganti Seprai

Seprai menjadi kain pelapis kasur yang berfungsi memberikan kenyamanan saat tidur.

AliExpress.com
berpotensi jadi sarang kuman, sarung bantal, seprai, dan bedcover harus selalu bersih. 

BANGKAPOS.COM - Seprai menjadi kain pelapis kasur yang berfungsi memberikan kenyamanan saat tidur. Seprai harus rutin diganti setiap minggu karena mengumpulkan banyak partikel negatif yang tak terlihat seperti sel kulit mati, tungau, debu, dan kotoran.

Sayangnya, banyak orang jarang mengganti seprai hingga waktu yang cukup lama. Entah karena malas atau menganggapnya masih bersih. Padahal, jarang mengganti seprai dapat berdampak buruk.

Dilansir dari Romper, Jumat (10/9/2021), berikut ini sejumlah dampak buruk malas mengganti seprai.

1. Tempat tidur menjadi sarang bakteri
Setiap kali tidur di kasur, kamu memindahkan semua kuman yang menumpuk di tubuh ke seprai dan sarung bantal. Semakin lama mengganti seprai, semakin banyak bakteri yang menumpuk pada kasur.

Menurut penelitian yang dilakukan perusahaan kasur Amerisleep, seprai yang digunakan dalam satu minggu telah mengumpulkan lima juta unit pembentuk koloni bakteri.

Jumlah itu lebih dari 24 ribu kali jumlah bakteri yang ditemukan pada gagang pintu kamar mandi rata-rata.

Bahkan seprai yang tidak diganti selama empat minggu melonjak menjadi lebih dari 11 juta unit pembentuk koloni bakteri.

Bakteri yang sering ditemukan pada seprai yang kotor adalah bakteri gram-negatif, yang dapat menyebabkan pneumonia dan infeksi yang resistan terhadap antibiotik.

Para peneliti juga menemukan basil, yaitu bakteri yang bertanggung jawab atas beberapa jenis keracunan makanan. Jadi, masih mau untuk malas mengganti seprai secara rutin?

2. Jerawat meradang
Dokter kulit DC, Elizabeth Tanzi, mengatakan riasan wajah yang terkumpul di seprai maupun sarung bantal mengumpulkan bakteri yang langsung kembali ke wajah.

Hasilnya, komedo putih, komedo hitam, dan jerawat yang sudah kamu miliki semakin memburuk.

Bahkan, jika tidak memakai riasan, kamu masih menyimpan minyak kulit di tempat tidur yang dapat bertahan lama dan menyebabkan infeksi. Jadi, jangan pergi tidur tanpa membersihkan riasan wajah dan sering-seringlah mengganti seprai.

3. Berbagi tempat tidur dengan tungau
Serangga mikroskopis yang disebut tungau suka menempel pada seprai, kasur, dan kain lainnya. Kain-kain ini sering menjadi tempat sel kulit mati luruh setiap harinya, yang menjadi tempat makan tungau.

Makhluk ini juga merupakan pemicu utama alergi dan asma, terutama di daerah yang mengalami musim panas yang lembap. Jadi, kotoran tungaulah yang sebenarnya membuatmu alergi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved