Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Kades Kurau dan Dinas Kelautan dan Perikanan Babel Selediki Kabar Dugong Terdampar Dibawa ke Kurau

Kepala Desa Kurau Timur Jazila mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui informasi keberadaan dugong tersebut yang kabarnya dibawa ke Kurau.

Penulis: Sela Agustika | Editor: El Tjandring
bangkapos.com/ist
Seekor Dugong Terdampar di Pantai Pasir Padi, Diduga Telah Dijual Rp100 Ribu Per Kilogram 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Seekor dugong terdampar di area pantai Pasir Padi Kota Pangkalpinang, Jumat (10/9/2021).

Mamalia laut ini sontak mencuri perhatian warga sekitar dan menjadi momentum ajang foto yang dilakukan para warga.

Dugaan sementra keberadaan dugong tersebut sudah dijualkan dan dibawa oleh masyarakat desa Kurau.

Kepala Desa Kurau Timur Jazila mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui informasi keberadaan dugong tersebut.

Ia menuturkan, saat ini pihaknya pun masih melakukan penyelidikan bersama Dinas Kelautan dan Perikan Provinsi untuk mencari keberadaan mamalia yang dilindungi ini.

"Saya belum tau juga dan masih cari tahu kebenarannya, nanti kalau memang sudah ada kita akan info dan konfirmasi lagi," ungkap Jazila saat dihubungi bangkapos.com, Jumat (10/9/2021).

Diberitakan sebelumnya, informasi yang diperoleh bangkapos.com, Yayasan Konservasi Pusat Penyelamatan Satwa Alobi Foundation Bangka Belitung dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sedang melakukan upaya penyelamatan.

Usai mendapatan informasi, mereka langsung menuju lokasi Pantai Pasir Padi Kota Pangkalpinang, tetapi dugong tersebut sudah dibawa ke Kurau, Bangka Tengah.

"Nah ini lokasi awalnya (Pantai Pasir Padi). Terus pas kita ke lokasi, info orang setempat sudah dibawa ke Kurau. Makanya kami sekarang lagi di Kurau," ujar Kepala Resort BKSDA Bangka Belitung Seftian saat dihubungi bangkapos.com, Jumat (10/9/2021).

Dari informasi yang Dia peroleh, kondisi dugong diduga saat ini sudah mati.

"Kita sedang penelusuran untuk pengambilan bangkai. Kondisi dugong info kuatnya sudah mati," katanya.

Dia juga belum dapat menjelaskan mengenai kronologi dari terdamparnya dugong yang merupakan biota yang dilindungi tersebut.

"Kita dapat info jam 10.00 WIB, posisinya di bawah klenteng turunan karoke, kabarnya dijual sekilo Rp100 Ribu. Tapi ini belum jelas, nanti kalau sudah pasti dikabari lagi," katanya.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved