Breaking News:

Kejelasan Status Pulau Tujuh, Ketua DPRD Babel Satu Suara dengan Gubernur, Minta Segera Mediasi

Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi satu suara dengan Gubernur Kepulauan Bangka Erzaldi Rosman mengenai pulau tujuh yang belum jelas statusnya.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/dokumentasi
Herman Suhadi, Ketua DPRD Babel. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi satu suara dengan Gubernur Kepulauan Bangka Erzaldi Rosman mengenai pulau tujuh yang belum jelas statusnya.

Sebelumnya orang nomor satu di Bangka Belitung, menegaskan bahwa Pulau Tujuh masuk dalam wilayah Provinsi Bangka Belitung. 

Dia bahkan menegaskan pemerintah provinsi Kepulauan Bangka Belitung tak ingin berbagi wilayah dengan Kepulauan Riau terkait kepemilikan Pulau Tujuh.

Sekadar informasi, sengketa bermula saat pemerintah setuju gugusan Pulau Tujuh masuk wilayah Babel saat menjadi provinsi sesuai UU No 27 Tahun 2000 dan berada di kawasan Kabupaten Bangka.

Namun, pemerintah juga setuju saat pemekaran kabupaten di Provinsi Kepri, Pulau Tujuh masuk teritorial Kabupaten Lingga sesuai UU No 31 tahun 2003.

Secara geografis, Pulau Tujuh lebih dekat dari Pulau Bangka dari Penganak atau Jebus atau Sungailiat, yang ditempuh sekitar 2-3 jam perjalanan laut dibandingkan ke Kabupaten Lingga, berkisar 8 jam.

Namun, secara historis, sosiologis, dan administrasi, warga Desa Pekajang menyatu dengan Lingga, sebagai bagian dari rumpun Melayu Kepulauan Riau.

"Bangka Belitung berhak mengklaim dalam arti kata memang pantas, Pulau Tujuh itu menjadi wilayah Bangka Belitung karena di dalam UU 27 Tahun 2000, Pulau Tujuh masuk Provinsi Bangka Belitung, tepatnya di daerah wilayah Bangka yakni Belinyu," ujar Herman Suhadi.

Namun, dengan adanya UU No 31 tahun 2003, Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini menilai adanya tumpang tindih aturan.

"Saya mengajak kita semua, Kepri dan kita sama, NKRI, mari kita bermediasi dengan mendagri agar ketetapan itu bahwa Pulau Tujuh itu masuk wilayah Bangka Belitung," katanya.

Dia sebagai wakil rakyat akan siap mendukung upaya apapun yang  digelontorkan pemerintah provinsi dalam memperjuangkan kepemilikan Pulau Tujuh.

"Ketika kami diajak (perjuangkan-red), untuk kerjasama, kami akan satu suara dengan masyarakat Babel dan sangat mendukung pemerintah provinsi," kata Herman.

Namun, Dia juga meminta agar pemerintah daerah kabupaten Bangka agar lebih memperhatikan pembangunan di Pulau Tujuh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat setempat.

"Kepada kabupaten Bangka yang masuk daerah, agar melakukan pembangunan di sana, paling tidak sarana dan prasarana umum hingga fasilitas kesehatan," kata Herman. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved