Breaking News:

Berita Pangkalpinang

KPPN Pangkalpinang Telah Salurkan DAK Fisik Sebesar 185 Miliar Rupiah

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Pangkalpinang telah menyalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp 185 M.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
ist Humas KPPN Pangkalpinang
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Pangkalpinang Esti Dwi Ervina 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Pangkalpinang telah menyalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp 185 M.

Realisasi dana sebesar Rp 185 M tersebut meliputi Kabupaten Bangka sebesar Rp 30.7 M, Kabupaten Bangka Barat Rp 19.6 M, Kabupaten Bangka Selatan Rp 39.8 M, Kabupaten Bangka Tengah Rp 24.1 M, Kota Pangkalpinang Rp 23.6 M serta Provinsi Bangka Belitung Rp 47.1 M.

Baca juga: Dugong, Hewan Mamalia yang Sering Disebut Duyung Dijual Rp5 Juta, Alobi dan BKSDA Masih Selidiki

Baca juga: Seekor Dugong Terdampar di Pantai Pasir Padi, Diduga Telah Dijual Rp100 Ribu Per Kilogram

Sementara, bidang yang sudah tersalur meliputi bidang air minum, irigasi, jalan, kelautan dan perikanan, kesehatan dan keluarga berencana, lingkungan hidup dan kehutanan, pendidikan, pertanian, perumahan dan permukiman, sanitasi, pariwisata, transportasi laut/perairan, transportasi perdesaan, dan industri kecil dan menengah.

Demikian hal tersebut disebutkan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Pangkalpinang Esti Dwi Ervina. Kata Esti sampai dengan 9 September 2021, selain penyaluran tahap I yang telah selesai, beberapa Pemda juga telah mengajukan penyaluran DAK Fisik tahap II dan III.

"Tercatat seluruh Pemda mitra kerja KPPN Pangkalpinang di Kepulauan Bangka yaitu Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, Kota Pangkalpinang, dan Provinsi Bangka Belitung telah mulai mengajukan penyaluran DAK Fisik tahap II, bahkan terdapat kabupaten yang telah mulai mengajukan tahap III," ujar Esti dalam rilis kepada Bangkapos.com, Jumat (10/9/2021).

Menurutnya, DAK Fisik sendiri merupakan dana yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

"Sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa, KPPN Pangkalpinang telah melakukan berbagai upaya dalam rangka percepatan penyaluran DAK Fisik, mulai dari informasi kepada Pemda terkait dengan pedoman penyaluran DAK Fisik," jelasnya.

"Koordinasi dengan Pemda, dan pelaksanaan focus group discussion (FGD) terkait DAK Fisik yang dilaksanakan untuk mendengar secara langsung kendala yang dialami Pemda," tambahnya.

Kata Esti, penyaluran DAK Fisik tentunya memerlukan sinergi yang baik antara Pemda dengan KPPN. Komitmen dan dukungan yang kuat dari Pemda dalam penyaluran DAK Fisik juga diperlukan dalam medukung kelancaran penyalurannya.

"Harapan kami pengajuan dokumen persyaratan penyaluran DAK Fisik tahap II yang jatuh tempo pada tanggal 21 Oktober 2021 dapat berjalan dengan lancar," tuturnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved