Breaking News:

Human Interest Story

Hibur Anak-anak Hingga Lakukan Kegiatan Sosial Jadi Kepuasan Cosplayer di Pangkalpinang

Peluh membasahi dahi dan pipi Ryu (34) saat dia membuka topeng karakter Ksatria Baja Hitam asal Jepang dari wajahnya.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Denis (Baju merah) saat mengajak Captain America tos usai mereka turun dari kend 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Peluh membasahi dahi dan pipi Ryu (34) saat dia membuka topeng karakter Ksatria Baja Hitam asal Jepang dari wajahnya.

Topeng yang berbahan seperti helm berwarna hitam, dengan mata bulat berwarna merah disertai dua antena bak belalang itulah yang menjadi alat yang ia gunakan untuk menghibur Denis Karwito Saputra (10) yang mengikuti khitanan gratis dari dr Yoke Ramanda.

Ryu datang tidak sendirian, ia juga ditemani dua orang yang sama-sama mengenakan kostum Power Ranger Hijau dan Captain America.

Menurut Ryu, ia rela melakukan hal ini tidak hanya sekadar hobi namun juga diharapkan bisa menghibur orang lain.

Maka dari itu, dia beserta dua orang rekannya merasa senang dapat berpartisipasi dalam program khitanan gratis bagi anak yatim maupun piatu di Pangkalpinang, bahkan menjadi kebanggan tersendiri bagi dirinya.

“Kami sangat senang sekali ikut berpartisipasi pada kegiatan ini, terutama tujuan cosplay ini untuk mengingat sekaligus mengajak anak-anak kembali ke masa lalu dengan tokoh favorit mereka,” kata dia kepada Bangkapos.com, Sabtu (11/9/2021).

Baca juga: Nasabah BRI, BNI, Mandiri, BTN dan BSI Disuruh Cek Saldo ATM, Dapat Rp900 Ribu-3 juta Jika Ikut Ini

Baca juga: Aturan Baru Naik Pesawat untuk Lion Air September 2021, Termasuk Mobil dan Kereta

Dikatakan Ryu, seiring perkembangan teknologi saat ini banyak anak-anak yang cenderung asik menggunakan gawai.

Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi orang tua dalam membesarkan anak di era digital. Karena terlalu sering bermain gawai bisa mengganggu tumbuh kembang anak.

Selain itu, keasyikan bermain gawai bisa membuat anak malas beraktivitas, belajar, dan kecanduan. Maka dari itu dengan adanya cosplay ini ia ingin mengajak anak-anak untuk tidak terpaku dengan menggunakan gawai.

“Zaman sekarang anak-anak banyak terpengaruh media sosial dan menggunakan handphone. Maka dari itu kami mengajak anak-anak untuk bernostalgia lagi ke masa kecilnya dengan mengenal tokoh superhero, sehingga dapat mengurangi aktivitas yang menggunakan handphone ataupun media sosial,”  ungkap bapak dua orang anak ini.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved