Breaking News:

Jarang Diketahui, Ini Efek Samping Tidur dengan Kondisi Lampu Menyala

Keputusan untuk mematikan lampu atau membiarkannya menyala dapat memengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Editor: Ajie Gusti Prabowo
Freepik
Serangan jantung bisa terjadi kapan dan di mana saja, termasuk saat seseorang sedang tidur. 

BANGKAPOS.COM - Sebagai seorang anak, Anda mungkin ingat mendengar "lampu mati" sebagai cara untuk memberi tahu bahwa sudah waktunya tidur.

Mematikan lampu pada waktu tidur lebih dari sekadar frasa pengantar tidur yang umum.

Faktanya, keputusan untuk mematikan lampu atau membiarkannya menyala dapat memengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Tidak hanya lampu kamar saja yang dapat memengaruhi kesehatan, tetapi lampu gadget, televisi, dan benda lain yang mengeluarkan cahaya biru dapat memengaruhi kesehatan Anda.

Tidur dengan lampu yang menyala dapat menyebabkan kualitas tidur menjadi buruk. Jika memiliki kualitas tidur yang buruk, kesehatan Anda secara keseluruhan pun akan mengalami gangguan.

Melansir dari Healthline, memang ada beberapa efek samping dari tidur dengan lampu menyala. Paparan cahaya saat tidur membuat otak sulit mencapai tidur yang lebih nyenyak.

Semakin buruk kualitas tidur Anda di malam hari, semakin banyak aktivitas otak yang menjadikan Anda kesulitan mencapai tidur berkualitas.

Selain kondisi yang secara langsung memengaruhi otak Anda, kurang tidur berkualitas juga dikaitkan dengan efek samping berikut.

1. Depresi
Tidur dengan lampu menyala telah dikaitkan dengan depresi. Cahaya biru dari perangkat elektronik mungkin memiliki efek terburuk pada suasana hati Anda.

Kurang tidur juga dapat menyebabkan kemurungan dan lekas marah. Anak-anak yang kurang tidur mungkin lebih hiperaktif.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved