Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Warga yang Bawa Dugong Terdampar Dapat Pembinaan, BKSDA Babel Imbau Hal Ini ke Masyarakat

Kepala Resort BKSDA Babel Seftian mengatakan warga yang membawa dugong terdampar di Pantai Pasir Padi Kota Pangkalpinang sudah dapat pembinaan.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
bangkapos.com/ist
Seekor Dugong Terdampar di Pantai Pasir Padi, Diduga Telah Dijual Rp100 Ribu Per Kilogram 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Resort BKSDA Bangka Belitung Seftian mengatakan warga yang membawa dugong terdampar di Pantai Pasir Padi Kota Pangkalpinang sudah diberikan pembinaan.

"Pembinaan sudah kami lakukan secara langsung kemarin bersama-sam pihak DKP provinsi," ujar Seftian saat dikonfirmasi bangkapos.com, Sabtu (11/9/2021).

Baca juga: Pria Ini Kantongi Rp900 Ribu Tiap Hari dari Hasil Mengerit, Pengelola SPBU Sampai Buat Pengakuan

Disingung terkait motif dan dugaan yang beredar bahwa satwa dilindungi itu dijual Rp100 ribu per kilogram, dirinya tak bisa berkomentar pasalnya kasus ini diselidiki lebih lanjut oleh Penegak Hukum KLHK.

"Tahap selanjutnya kami akan limpahkan ke Direktorat Gakkum untuk penyelidikan lebih lanjut. Nah itu kenapa kami akan segera limpahkan ke Gakkum, agar semuanya bisa terjawab dengan pasti dari hasil penyelidikan oleh Gakkum," jelas Seftian.

Sebelumnya, dikabarkan seekor dugong terdampar dengan bobot kisaran 200 Kg, dibawa warga yang belum diketahui identitasnya.

Tim Alobi Foundation dan BKSDA Babel melalukan upaya penyelamatan dan menemukan dugong dalam kondisi mati pada jam 16.00 WIB di Dusun Tanah Merah, Desa Baskaran Bakti, Bangka Tengah.

Baca juga: Nasabah BRI, BNI, Mandiri, BTN dan BSI Disuruh Cek Saldo ATM, Dapat Rp900 Ribu-3 juta Jika Ikut Ini

Baca juga: Bulan Madu, Lesti Kejora Pasrah Turuti Keinginan Rizky Billar, Siap Pakai Baju Suster dan Kucing

Baca juga: Syarat Naik Pesawat Terbaru Seluruh Maskapai Baik Domestik dan Internasional Mulai 7 September 2021

Atas kejadian ini, Seftian menghimbau agar masyarakat lebih memahami satwa liar yang dilindungi tak boleh dimiliki atau diperniagakan.

"Daftar satwa liar dilindungi dapat masyarakat ketahui melalui PermenLHK no.106 tahun 2018, disitu daftar lengkapnya. Melalui teknologi semua orang dapat akses berikut gambarnya seperti apa di internet," katanya.

Dia menambahkan apabila menemukan satwa liar yang terdampar, tersesat, terluka dan sebagainya bisa langsung hubungi BKSDA Sumatera Selatan melalui kantor Resor Bangka.

"Di nomor saya ini 085370174069 Seftian silahkan disebarluaskan. Atau mudahnya bisa disampaikan ke Kepala Desa setempat dan Kepala Desa bisa langsung kontak kami," kata Seftian.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved