Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

7 Rekomendasi Satgas Covid-19 Bangka Belitung, Warga Positif Covid-19 Wajib Isoter

Satu dari 7 rekomendasi Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, pasien positif Covid-19 wajib melakukan isolasi terpadu (Isoter)

Penulis: fitriadi | Editor: fitriadi
Bangkapos.com
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengecek kondisi dua gedung tempat isolasi terpadu (Isoter) yang digunakan Pemprov Bangka Belitung, pada Kamis (4/8/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengeluarkan 7 rekomendasi pasca temuan virus corona Varian Delta di Bangka Belitung.

Satu dari 7 rekomendasi tersebut terkait kewajiban pasien yang dinyatakan positif Covid-19 melakukan isolasi terpadu (Isoter) di tempat yang sudah disediakan Satgas Penanganan Covud-19, Pemerintah maupun komunitas masyarakat.

"Kita semua memahami kondisi saat ini memang menjadi problem psikologis di masyarakat sehingga tidak gampang dan menjadi tantangan tersendiri untuk mengedukasi masyarakat," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno kepada Bangkapos.com, Minggu (12/9/2021).

"Kita perlu memahami dan terus memberikan pemahaman bahwa penyelesaian pandemi ini tidak hanya dari aspek kepentingan pemerintah atau aspek kepentingan tenaga medis saja, tapi juga untuk kepentingan masyarakat juga," tambah Andi Budi.

Baca juga: PPKM Berakhir 13 September, Ini Aturan Terbaru Penerbangan Garuda, Sriwijaya Air, dan Lion Air

Baca juga: Syarat Naik Pesawat Terbaru Seluruh Maskapai Baik Domestik dan Internasional Mulai 7 September 2021

Baca juga: PPKM Berakhir Hari Ini 13 September Apakah Diperpanjang? Kasus Harian Covid-19 Terus Menurun

Berikut 7 rekomendasi Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung:

1. Varian Delta memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi dan sangat cepat, namun untuk saat ini belum ada perbedaan dalam upaya pencegahan maupun penanganan/pengobatannya;

2. Cakupan dan percepatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat perlu dilakukan dengan segera, mengingat orang yang belum divaksin memiliki kemungkinan tinggi dan gampang menjadi sumber mutasi baru;

3. Tracing terhadap kontak erat di area kasus positif Covid-19 khususnya di klaster keluarga/masyarakat maupun perkantoran harus diperkuat dan lebih agresif. Penguatan tracing juga harus dilakukan kepada kontak erat dengan risiko atau tingkat kerentanan tinggi yakni masyarakat usia 65 tahun ke atas atau memiliki penyakit penyerta (komorbid);

4. Memastikan Isolasi Terpusat (Isoter) maupun Isolasi Mandiri (Isoman) dilaksanakan dengan aman dan taat atau disiplin, termasuk dan tidak terkecuali bagi kontak eratnya;

5. Semakin memperkuat penerapan Protokol Kesehatan 6M dengan memperketat dan memastikan tidak ada kegiatan yang menimbulkan potensi kerumunan yang berpotensi menjadi tempat atau klaster penularan;

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved