Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Batik Lapuan Karya Tangan Dingin WBP Dipamerkan Saat Grand Final Duta Wisata Pangkalpinang

Puluhan batik berbagai macam motif dipamerkan saat acara Grand Final Duta Wisata Kota Pangkalpinang 2021 di Bangka City Hotel

Penulis: Magang1 | Editor: nurhayati
(Ist/Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang)
Kepala Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang, Nebi Viarleni saat menunjukan batik karya warga binaan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Puluhan batik berbagai macam motif dipamerkan saat acara Grand Final Duta Wisata Kota Pangkalpinang 2021 di Bangka City Hotel, Sabtu (11/9/2021) malam.

Namun siapa sangka, dari puluhan batik tersebut beberapa batik diantaranya merupakan karya tangan dingin para warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Pangkalpinang dibawah jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bangka Belitung.

Seperti halnya batik Lapuan yang merupakan batik produksi Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang.

Dengan mengusung konsep ready to wear batik tersebut ditampilkan pada sesi fashion show baju batik daerah.

Baca juga: PPKM Berakhir 13 September, Ini Aturan Terbaru Penerbangan Garuda, Sriwijaya Air, dan Lion Air

Baca juga: Syarat Naik Pesawat Terbang Lion Air Group Periode 1-6 September 2021

Sedikitnya dua macam motif batik seperti Bangka Underwater dan Kulat Pelawan yang merupakan citra khas keindahan flora dan fauna di Kepulauan Bangka Belitung ditampilkan pada acara tersebut.

Kepala Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang, Nebi Viarleni mengatakan, ditampilkannya batik tersebut sebagai cara untuk memperkenalkan hasil produksi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Dengan keikutsertaan batik Lapuan diharapkan dapat masuk ke pasar lokal.

“Program pembinaan yang dilaksanakan memang sudah mendukung minat dan bakat warga binaan pemasyarakatan yang semakin diasah. Ini juga sebagai modal yang dapat digunakan pada saat kembali pada masyarakat setelah bebas nantinya,” kata Nebi kepada Bangkapos.com, Senin (13/9/2021).

Nebi Viarleni mengungkapkan, pembekalan pelatihan membatik bagi WBP sendiri sudah dilakukan sejak 18 September 2018 silam, saat itu bekerja sama dengan Batik Pakis.

Kemudian dilanjutkan bekerjasama dengan Dekranasda Kota Pangkalpinang pada November 2018.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved