Breaking News:

Fakta Baru Kasus Ibu & Anak Tewas di Subang, Wanita Misterius Tertangkap CCTV Buang Bungkusan Hitam

Hasil rekaman CCTV itu mengungkapkan adanya jejak seorang wanita misterius yang diduga membuang bukti soal pembunuhan Tuti dan Amalia....

Youtube.com
Yosef, suami korban pembunuhan di Subang, datang memenuhi panggilan polisi Polres Subang terkait kematian tak wajar istri dan anaknya. 

Fakta Baru Kasus Ibu & Anak Tewas di Subang, Wanita Misterius Tertangkap CCTV Buang Bungkusan Hitam

BANGKAPOS.COM -- Perkembangan terbaru kasus ibu dan anak tewas di Subang, Jawa Barat ( Jabar ), dikabarkan terdapat wanita misterius yang tertangkap; CCTV buang bungkusan hitam.

Hingga kini, polisi masih terus bekerja keras mengungkap kasus tersebut.

Sudah hampir satu bulan berlalu, pelaku pembunuhan Tuti (55) dan Amalia Ratus Mustika (23) belum juga terungkap.

Terkait kasus ini, polisi telah menemukan sejumlah petunjuk dan memeriksa puluhan saksi.

Adapaun yang terbaru, terungkap fakta soal rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: PPKM Berakhir 13 September, Ini Aturan Terbaru Penerbangan Garuda, Sriwijaya Air, dan Lion Air

Baca juga: Inilah Daftar Daerah di Jawa dan Bali yang Akan Mengakhiri Masa PPKM Hari Ini 13 September

Baca juga: Istri Siri Mengaku Dipaksa Layani Hubungan Menyimpang, Ayah Taqy Malik Akan Buka-bukaan Sore Ini

PPKM Jawa-Bali Berakhir 13 September Hari Ini, Begini Aturan Naik Pesawat, Kereta Hingga Mobil

Fakta ini terungkap setelah anjing pelacak mengendus ke sebuah tempat pencucian mobil yang tak jauh dari kediaman korban.

Ternyata, di dekat tempat pencucian mobil tersebut terdapat CCTV.

Hasil rekaman CCTV itu mengungkapkan adanya jejak seorang wanita misterius yang diduga membuang bukti soal pembunuhan Tuti dan Amalia.

Hal itu diketahui, saat Polres Subang bersama Polda Jabar menerjunkan anjing pelacak ke lokasi kejadian pada Senin (30/8/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved