Breaking News:

Hakim Hilang Diterkam Buaya, Inilah Deretan Serangan Buaya di Babel Sepanjang 2021

Serangan buaya ini menambah panjang daftar serangan buaya terhadap manusia di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Editor: Iwan Satriawan
Ist
Buaya di kolong penangkaran buaya, Lembaga Konservasi Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) ALOBI di Kawasan Kampoeng Reklamasi Air Jangkang 

BANGKAPOS.COM-Serangan buaya terhadap manusia di Bangka Belitung (Babel) kembali terjadi.

Hakim (52) warga Desa Permis diduga hilang diterkam buaya saat memukat ikan di Perairan Ceraling Desa Sebagin, Senin (13/9/2021) pagi.

Kejadian ini diduga diketahui pertama kali oleh istri Hakim, Sila (48) yang turut mengikuti suaminya untuk memukat ikan.

Kabag Ops Polres Bangka Selatan, AKP Surtan Sitorus menyatakan kejadian ini diduga pertama kali diketahui oleh Sila (48) selaku istri dari Hakim (52).

"Menurut pengakuan Sila, korban (Hakim -red) sempat meminta tolong sebanyak tiga kali dan mau ditolong, tetapi tidak dapat ditolong karena telah dibawa oleh buaya ke arah tengah laut," ujar AKP Sitorus pada Senin (13/9/2021) siang.

Untuk menolong suaminya, Sila meminta tolong kepada warga sekitar untuk mencari keberadaan Hakim (52).

Baca juga: Sosok Marlina Octoria, Istri Siri Ayah Taqy Malik, Baru Dinikahi 2 Bulan Tapi Bikin Heboh

Ia mengakui pencarian terhadap Hakim (52) hingga kini masih dilakukan dan bekerja sama dengan seluruh pihak terkait termasuk Basarnas dan masyarakat setempat. 

Proses pencarian terhadap Hakim (52) yang diduga hilang diterkam buaya di Perairan Ceraling Desa Sebagin pada Senin (13/9/2021)
Proses pencarian terhadap Hakim (52) yang diduga hilang diterkam buaya di Perairan Ceraling Desa Sebagin pada Senin (13/9/2021) ((Ist/Polsek Simpang Rimba))

Serangan buaya ini menambah panjang daftar serangan buaya terhadap manusia di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Keberadaan buaya selama ini memang tidak asing lagi bagi masyarakat Bangka Belitung.

Sebagai daerah kepulauan dan penghasil timah, wilayah Bangka Belitung memang dikenal banyak rawa, banyak kolong dan pesisir pantai yang menjadi habitatnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved