Breaking News:

Kasus Baru Covid-19 di Babel Melandai, Mikron: Jangan Berpuas Diri

Satgas Covid-19 Babel saat ini bekerja sesuai dengan tugas masing-masing satuan tugas khusus yang telah dibentuk oleh gubernur.

Editor: rusmiadi
Bangkapos.com/Riki Pratama
Sekretaris, Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Bangka Belitung, Mikron Antariksa. 

BANGKAPOS.COM - Penambahan kasus baru Covid-19 di Bangka Belitung (Babel) cenderung melandai, sejak beberapa hari belakangan ini.

Pada hari Minggu (12/9/2021) terjadi penambahan sebanyak 124 orang, dengan demikian secara kumulatif kasus Covid-19 di Babel sudah mencapai 49.712 orang.

Sebaran dari penambahan kasus baru ini dari Pangkalpinang sebanyak 29 orang, Bangka 33 orang, Bangka Tengah 22 orang, Bangka Barat 10 orang, Bangka Selatan 9 orang, Belitung 9 orang dan Belitung Timur 12 orang.

Secara kumulatif kasus di Pangkalpinang menjadi 13.092 orang, Bangka 9.504 orang, Bangka Tengah 6.268 orang, Bangka Barat 5.285, Bangka Selatan 3.365 orang, Belitung 7.436 orang dan Belitung Timur 4.762 orang.

Sekretaris Satgas Percepatan, Penanganan Covid-19 Babel Mikron Antariksa, mengatakan, mereka terus berupaya melakukan pengendalian kasus Covid-19 yang hingga saat ini terus melandai.

"Tetapi kita jangan berpuas diri, terus waspada, jangan karena melandai kita mengendorkan semuanya sehingga dapat naik lagi. Sosilaisasi prokes dan juga vaksinasi yang harus dipercepat kita lakukan," kata Mikron Antariksa, Minggu (12/9).

Mikron, menambahkan Satgas Covid-19 Babel saat ini bekerja sesuai dengan tugas masing-masing satuan tugas khusus yang telah dibentuk oleh gubernur.

Baca juga: Masyarakat Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19, Puskesmas Koba Tambah Tenaga Vaksinator

Baca juga: Hari Ini PPKM Berakhir, Bangka Belitung Daerah Tertinggi Penyebaran Covid-19 di Indonesia

Baca juga: Kasus Covid-19 Indonesia Cenderung Turun, Ini Saran Pakar Kesehatan Masyarakat

"Kita lakukan dari hulu ke hilirnya. Sudah banyak sudah kegiatan yang kami laksanakan pada tujuh kabupaten/kota di Babel ini sehingga terjadi perubahan. Satuan tugas khusus, vaksinasi, isoter, tracking/tracing, oksigen dan anggaran juga telah bekerja bersama-sama dalam upaya mengendalikan kasus di Babel ini," tegasnya..

Mikron menegaskan, sejauh ini Satgas Babel tidak dapat menekan kasus Covid-19, tetapi hanya dapat meningkatkan testing yang tinggi setiap hari, yang targetnya harus mencapai lima ribu testing.

"Kita ini diminta untuk memperbanyak melakukan testing sehingga banyak temuan terkonfirmasi. Bila terdapat banyak kasus maka dilakukanlah isolasi terpusat dan treatment, agar pasien cepat sembuh dan tidak menyebar luas,"tegasnya. (rusmiadi)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved